
Situbondo, BeritaTKP.com – Banjir yang melanda Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, merenggut nyawa dua orang warga yang merupakan bapak dan anak, Rabu malam (21/1/2026). Keduanya tewas akibat tersengat aliran listrik di sekitar rumah mereka.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Korban pertama, Adinda Putri Rahayu (17), secara tidak sengaja memegang pagar besi di sekitar rumah saat banjir menggenangi kawasan permukiman. Tanpa disadari, pagar tersebut telah dialiri arus listrik, sehingga Adinda langsung tersengat.
Melihat anaknya kesetrum, sang ayah, Abdul Wahed (45), yang berada tidak jauh dari lokasi, berusaha menolong dengan memegang tubuh anaknya. Namun upaya pertolongan itu justru berujung petaka. Abdul Wahed ikut tersengat listrik dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Desa Besuki, Husama Bahres, menjelaskan bahwa arus listrik yang mengaliri pagar diduga berasal dari penerangan jalan umum (PJU).
“Arus listrik diduga berasal dari PJU yang dipasang oleh ayah korban sendiri. Saat dicek, masih ada aliran listrik. Petugas PLN juga memastikan masih terdapat setrum,” ujarnya.
Diketahui, kabel PJU mengalami kerusakan dan terkelupas, sehingga aliran listrik menyebar ke pagar dan tiang di sekitar rumah warga yang terendam banjir.
Sebelumnya, banjir yang melanda lima kecamatan di Situbondo dilaporkan menyebabkan tiga warga tersengat listrik, dengan dua korban meninggal dunia, yakni Adinda Putri Rahayu dan Abdul Wahed.(æ/red)





