Mojokerto, BeritaTKP.com – Sebuah rumah milik Redi Supriyanto pekan lalu disatroni oleh maling. Rumah dari pelatih Arema Indonesia itu terletak di Desa Kutorejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Komplotan maling tersebut telah mengambil barang berupa laptop, handycam, serta sebuah gelang emas.

Aksi pembobolan tersebut diketahui setelah sang adik ke rumah korban untuk membersihkan rumah. Maklum saja, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal korban melatih tim Arema Indonesia. Sementara sang istri dan anaknya tinggal di rumah mertua.

Adik korban yang masuk rumah kaget karena kondisi rumah yang acak-acakan terutama di bagian ruang tengah, kamar tidur depan dan tengah. Sementara pintu samping rusak dan pintu bagian belakang rumah jebol. Pelaku meninggalkan sebuah helm di belakang rumah.

“Rumah hampir dua bulan itu kosong, saya di Malang. Istri tinggal di mertua karena mertua tinggal satu, tidak jauh 500 meter dari rumah. Terakhir Selasa saya ke rumah sekedar membersihkan, tapi kejadiannya Kamis. Ada laptop, handycam dan gelang punya istri saya yang hilang,” paparnya, Senin (29/11/2021).

Laptop tersebut diambil dari kamar depan, handycam di bufet yang ada di ruang tengah dan gelang emas milik istrinya diambil dari kamar tengah yang merupakan kamar korban. Namun pelaku tidak menyentuh kamar belakang.

“Padahal di kamar belakang ada HP, tapi posisi masih rapi. Yang di acak-acak di ruang tengah, kamar depan kamar anak saya, dan kamar tengah kamar saya. Kemungkinan sebelum adik saya masuk rumah untuk membersihkan rumah, pelaku masuk,” ungkapnya.

Lantaran rumah tersebut dalam keadaan gelap, korban sengaja tidak mengalahkan lampu sehingga dimungkinkan aksi pelaku dilakukan siang hari. Meski begitu, kerugian ditafsir mencapai puluhan juta, namun kasus tersebut tidak dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sekitar Rp12 juta untuk laptop sama handycam, tidak tahu gelangnya berapa. Mungkin pelaku sudah tahu kondisi rumah karena 2 bulan kosong. Istri saya melarang melapor karena saya juga persiapan babak 32 besar, jadi takutnya malah mengganggu latihan saya. Jadi ya tidak dilaporkan,” imbuhnya.

(k/red)