
MUSI RAWAS, BeritaTKP – Seorang pria bernama Solihin (24) diamankan polisi setelah diduga menusuk kakaknya sendiri, Sahori (29), hingga meninggal dunia di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Polisi menduga aksi tersebut dipicu konflik keluarga yang sudah berlangsung antara korban dan pelaku.
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif pasti kasus tersebut. Namun, sementara ini diketahui korban dan pelaku sering terlibat perselisihan.
“Untuk sementara motifnya konflik keluarga antara kakak dan adik itu,” ujar Redho.
Berdasarkan informasi awal, korban diduga kerap ikut campur ketika ayah mereka memarahi pelaku. Hal tersebut diduga membuat pelaku merasa kesal dan menyimpan dendam terhadap kakaknya.
Polisi masih mendalami apakah terdapat faktor lain yang melatarbelakangi aksi penusukan tersebut, termasuk dugaan pelaku terpengaruh narkoba saat kejadian.
“Belum dilakukan tes urine, masih melakukan pendalaman motif,” kata Redho.
Peristiwa penusukan terjadi di rumah orang tua mereka di Desa Semangus Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.
Saat itu, pelaku yang sedang dimarahi oleh ayahnya diduga tersulut emosi setelah korban ikut memanasi keadaan. Pelaku kemudian mengambil pisau dan menusuk korban sebanyak tiga kali hingga mengalami luka di bagian bahu, perut, dan pinggang.
Korban sempat mendapatkan luka serius akibat serangan tersebut, namun akhirnya meninggal dunia.
Setelah kejadian, Solihin berhasil diamankan polisi di rumahnya tanpa perlawanan. Kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Musi Rawas untuk proses penyidikan lebih lanjut.(æ/red)





