Tanggamus, BeritaTKP.com – Misteri kematian pasangan suami istri (pasutri) berinisial RO (54) dan SI (50) di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, masih terus didalami polisi. Sebelum keduanya ditemukan tewas bersimbah darah, warga sekitar mengaku sempat mendengar suara erangan mencurigakan dari dalam rumah korban.
Salah seorang tetangga korban, Ahmad Liyasin (44), mengungkapkan suara tersebut terdengar sekitar pukul 23.15 WIB, Sabtu malam (13/12/2025).
“Saya sedang tidur, lalu ada tetangga membangunkan. Katanya dengar suara orang mengerang dari rumah korban,” ujar Ahmad saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Lampung, Minggu (14/12/2025).
Warga Curiga Pelaku Masih di Dalam Rumah
Ahmad mengatakan rumahnya berada tepat di sebelah kediaman korban. Saat ia keluar rumah, suasana sudah dipenuhi warga yang berdatangan karena mencurigai adanya aksi pencurian atau perampokan.
“Warga sudah ramai. Saya diminta jaga di belakang rumah, yang lain di depan. Kami takut pelaku masih ada di dalam,” tuturnya.
Saat berjaga di bagian belakang rumah, Ahmad mengaku menemukan jejak kaki yang mengarah ke tembok pembatas, semakin menguatkan dugaan adanya orang asing yang masuk ke rumah korban.
Kaca Dipecahkan, Pasutri Ditemukan Tak Bernyawa
Tak lama kemudian, sejumlah warga bersama anak korban berinisial R (24) yang baru pulang dari luar rumah berusaha masuk dengan memecahkan kaca jendela.
“Begitu berhasil masuk, korban sudah tergeletak di dalam rumah. Kondisinya penuh darah,” kata Ahmad.
Pasutri tersebut diketahui hanya tinggal bertiga dengan anak laki-laki mereka. Namun, saat peristiwa berdarah itu terjadi, R tidak berada di rumah.
“Anaknya sedang keluar main. Jadi saat kejadian memang rumah hanya berisi kedua korban,” jelas Ahmad.
Korban Dikenal Baik, Polisi Selidiki Dugaan Perampokan
Menurut Ahmad, selama ini RO dan SI dikenal sebagai warga yang baik dan tidak pernah bermasalah dengan lingkungan sekitar.
“Orangnya ramah dan peduli. Anaknya juga cuma satu, masih bujang, kerja serabutan sambil ngurus kambing,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan. Dugaan sementara mengarah pada aksi perampokan yang berujung pembunuhan, namun polisi belum menyimpulkan secara resmi.
Sebelumnya, warga Pekon Way Pring digegerkan dengan penemuan jasad pasutri yang tewas mengenaskan di dalam rumah mereka. Kasus tersebut sempat viral di media sosial dan menyita perhatian publik.(æ/red)





