
JAKARTA, BeritaTKP.com – Dua bocah laki-laki berusia 2 dan 5 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, diduga dianiaya oleh neneknya hingga mengalami luka memar. Pelaku adalah Mulyanah (60), selain menganiaya kedua korban ia juga menyuruh kedua korban untuk mengemis dijalanan.
Ibu korban, Siti Badriyah menerima informasi dari tetangganya bahwa anaknya diperlakukan seperti itu oleh sang nenek pada Senin (25/12/2023). Bahkan sang nenek juga tega tak memberi makan kedua cucunya.
“Saya baru tahu dari tetangga saya kalau anak saya dianiaya sama neneknya,” kata Siti, Kamis (28/12/2023).
Sebagai informasi, dua anak tersebut tinggal dengan ayahnya yang satu rumah dengan neneknya. Sementara ibunya sudah pisah rumah karena cerai dengan ayah dari kedua bocah itu.
Saat tiba di lokasi, dia menjelaskan kondisi anaknnya penuh dengan luka memar. Neneknya juga membangunkan cucunya dengan cara kekerasan.
“Saat didatangin aja, dia ngebanguninnya dengan kaki, ditendang-tendang,” ucapnya.
Selain itu, Badriyah juga berkomunikasi dengan anaknya tapi tidak ada yang berani menjawab. Tatapan kedua anak seolah takut mendapatkan perlakukan penganiyaan kembali.
“Anak saya, saya tanya. Dia kayak engga berani jawab. Kayak takut sama neneknya. Terus mantan suami saya juga datang membela ibunya (nenek),” ujarnya.
Berdasarkan keterangan tetangga, dua bocah meminta ke tetangga karena tidak makanan. Mereka juga melihat anaknya dipaksa mengemis di Kota Tua.
“Dia sering engga dikasih makan. Tetangga tahunya, karena minta ke tetangga. Terus parahnya lagi. Dua anaknnya disuruh ngemis ke Kota Tua oleh neneknya,” ucapnya.
Atas dasar itu, Siti memutuskan untuk melaporkan Mulyanah ke Polres Metro Jakarta Pusat. Adapun laporan itu terigistrasi : LP/B/3075/XII/2023/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. (æ/RED)





