ilustrasi

BEKASI, BeritaTKP – Kebakaran yang melanda sebuah pabrik alat tulis kantor (ATK) di kawasan Kaliabang, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku menangani kobaran api sejak Senin (17/8/2026) sore.

Komandan Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto, memastikan api telah berhasil dikendalikan pada Selasa (18/8/2026) pagi.

“Sudah (padam),” ujar Haryanto saat dikonfirmasi, Selasa sekitar pukul 07.22 WIB.

Meski kobaran api telah padam, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Asap Masih Muncul dari Reruntuhan

Haryanto menjelaskan, sejumlah material bangunan yang terbakar masih berada dalam kondisi berserakan. Asap juga masih terlihat dari bagian bawah reruntuhan material.

Karena itu, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

“Namun sampai saat ini anggota kami masih di lokasi untuk antisipasi, mengingat masih ada asap di bawah reruntuhan material sambil menunggu alat berat atau ekskavator dari pihak pabrik untuk mengurai material agar pendinginan bisa maksimal,” jelasnya.

Alat berat dari pihak pabrik nantinya digunakan untuk membantu mengurai tumpukan material yang terbakar sehingga petugas dapat menjangkau bagian-bagian yang masih mengeluarkan asap atau menyimpan bara.

10 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran pabrik ATK tersebut diketahui terjadi pada Senin (17/8/2026) sore.

Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Petugas kemudian melakukan penyemprotan air dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan.

Hingga Selasa pagi, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui.

Pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal munculnya api serta faktor yang menyebabkan kebakaran dapat membesar.

Tidak hanya fokus pada pemadaman, petugas juga memastikan proses pendinginan dilakukan secara maksimal sebelum seluruh personel meninggalkan lokasi.

Dengan api yang telah dinyatakan padam, situasi di sekitar pabrik kini berangsur kondusif. Namun, petugas tetap bersiaga hingga tidak ditemukan lagi titik panas maupun bara yang dapat memicu kebakaran susulan.(æ/red)