JAKARTA, BeritaTKP.com – Insiden kebakaran yang melanda kawasan Hotel Pullman, Jalan Letjen S. Parman Kavling 24, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu (1/8/2026) pagi, berhasil ditangani dan dipadamkan sepenuhnya oleh petugas gabungan.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, menyampaikan bahwa operasi pemadaman telah tuntas secara keseluruhan pada pukul 09.15 WIB.

“Situasi kebakaran, pemadaman selesai,” ujar Suheri dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Kronologi Kejadian Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 07.54 WIB ketika petugas keamanan hotel sedang melakukan pemeriksaan rutin di tangga darurat lantai P5 dan mencium bau asap tajam. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, titik api ternyata muncul dari area lantai P4.

Pihak keamanan hotel sempat berupaya memadamkan kobaran api secara mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, karena api belum berhasil dikuasai, petugas sekuriti langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor Suku Dinas Pemadam Kebakaran.

Respon Cepat dan Pengerahan Personel Laporan darurat diterima pihak Gulkarmat pada pukul 07.59 WIB. Hanya berselang satu menit, armada pemadam langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pada pukul 08.04 WIB. Operasi pemadaman dimulai tepat pukul 08.05 WIB dengan menerjunkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel.

Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir dengan cepat dalam waktu dua menit pada pukul 08.07 WIB. Tahapan pendinginan (cooling down) kemudian dimulai pukul 08.15 WIB hingga akhirnya seluruh rangkaian operasi dinyatakan selesai pada pukul 09.15 WIB.

Dugaan Penyebab dan Dampak Berdasarkan hasil asesmen sementara, area yang terdampak akibat kebakaran di hotel tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 meter persegi. Sementara itu, pihak Gulkarmat memastikan tidak ada korban jiwa mau pun korban luka dalam insiden ini.

Mengenai pemicu kebakaran, Suheri mengungkapkan bahwa dugaan sementara berasal dari gangguan kelistrikan.

“Penyebab sementara fenomena listrik di lantai 2,” pungkasnya.(æ/red)