JEMBER, BeritaTKP – Kebakaran melanda Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Jalan Sriwijaya, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) malam. Api menghanguskan sejumlah bagian gedung dan sedikitnya enam fasilitas utama.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.50 WIB. Api pertama kali terlihat dari selasar area parkir karyawan sebelum dengan cepat merambat ke bagian gedung lainnya.
Kepala Balai TNMB, Wiwied Widodo, mengatakan seorang staf yang masih berada di kantor pertama kali melihat kobaran api. Kondisi api saat itu sudah cukup besar.
Pegawai yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberi peringatan kepada pegawai lainnya agar segera menyelamatkan diri. Upaya pemadaman awal juga dilakukan secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
“Staf kami langsung berteriak memberi tahu pegawai lain yang masih tersisa di kantor untuk segera menyelamatkan diri dan mencoba memadamkan api secara manual,” ujar Wiwied, Selasa (1/9/2026).
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jember kemudian tiba sekitar pukul 19.35 WIB. Sebanyak enam armada gabungan dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Armada tersebut terdiri atas empat unit mobil pemadam dari Mako Jember, satu unit dari Mako Rambipuji, serta satu unit mobil tangki suplai air milik BPBD Jember.
Setelah dilakukan pemadaman selama sekitar dua setengah jam, seluruh titik api berhasil dipadamkan pada pukul 21.30 WIB.
Enam Fasilitas Hangus
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, enam fasilitas utama di lingkungan kantor TNMB terdampak dan mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Fasilitas yang terdampak meliputi ruang staf, ruang keuangan, ruang Barang Milik Negara (BMN), gudang barang, kamar mandi, serta musala.
Di tengah proses pemadaman, pegawai bersama petugas juga berupaya menyelamatkan sejumlah kendaraan operasional dan mengamankan dokumen penting dari area yang terdampak kebakaran.
Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, Tim Inafis Polres Jember telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, personel Damkar bersama staf TNMB masih melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian.(æ/red)





