Bojonegoro, BeritaTKP.com – Jenazah seorang wanita bernama Nurul Setiyaningrum (30), warga asal Dusun Plelek Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo turut Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (2/4/2023) kemarin.

Jasad perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Sulawi, saat melintas di tepian sungai sekitar pukul 04.30 WIB. Saksi yang mengetahui adanya jasad mengapung di sungai kemudian membawanya ke tepian dan melaporkan ke petugas berwenang.

Jasad korban saat divekuasi oleh tim penyelamat BPBD Bojonegoro.

Jasad perempuan itu kali pertama diketahui oleh saksi Sulawi, saat melintas di tepian sungai sekitar pukul 04.30 WIB. Saksi yang mengetahui adanya jasad yang mengapung di sungai, kemudian membawa ke tepian dan melaporkan ke petugas berwenang.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto mengatakan, jenazah tersebut dievakuasi pada pukul 12.05 WIB, dan langsung dibawa ke Puskesmas Ngraho untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. Jenazah korban kemudian dijemput oleh pihak keluarga.

Diketahui, tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo saat ini sedang mengalami kenaikan. Sejak pukul 06.00 WIB, posisi sungai terpanjang di Pulau Jawa itu pada posisi siaga hijau dengan angka 12.18 peilschaal.

Ketinggian TMA sungai Bengawan Solo di Bojonegoro itu pada puncaknya terjadi pukul 14.00 WIB dengan titik 12.73 peilschaal. Kemudian pada pukul 15.00 WIB sudah mengalami penurunan di posisi 12.70 peilschaal. (Din/RED)