Jakarta, BeritaTKP.com – Penangkapan Dewi Astutik alias Mami, buronan kasus penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle, membuka fakta baru yang mengejutkan. Di balik transformasi Dewi dari pekerja scam menjadi gembong narkoba internasional, terdapat sosok pria misterius berkewarganegaraan Nigeria berinisial DON, yang disebut-sebut sebagai “The Godfather”.
Dewi dicokok tim gabungan BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, dan BAIS TNI di kawasan Sihanoukville, Kamboja, Senin (1/12/2025) pukul 13.39 waktu setempat. Ia ditangkap saat hendak memasuki lobi sebuah hotel mewah.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa awalnya Dewi bukanlah pemain narkoba. Ia datang ke Kamboja pada Februari 2023 untuk bekerja di dunia scamming—sebuah sindikat penipuan online lintas negara.
“Dewi sempat menjadi penerjemah di kelompok scam love, tetapi hanya bertahan satu bulan karena tidak cocok,” ujar Suyudi, Kamis (4/12/2025).
Namun hidupnya berubah drastis setelah keluar dari kelompok scam dan bertemu dengan seorang pria yang dikenal dengan nama DON.
DON: Sang Caretaker dan Godfather
DON digambarkan sebagai tokoh penting yang memiliki pengaruh kuat di lingkaran jaringan kriminal Afrika–Asia. Pertemuan mereka menjadi pintu masuk Dewi ke dunia narkotika internasional.
“DON adalah caretaker sekaligus Godfather Dewi selama di Kamboja. Dengan perlindungan dan dukungan DON, Dewi merasa mampu mengendalikan jaringan mana pun dengan uang,” ungkap Suyudi.
Dari hubungan ini, terbentuklah pola kerja lintas benua yang menghubungkan Asia, Afrika, hingga Amerika Latin. Peran mereka terbagi jelas:
- Dewi Astutik bertugas menyiapkan kurir dan pengemasan narkoba.
- DON menjadi pemasok barang dan penyandang dana utama operasi penyelundupan.
Model kerja ini menjadikan Dewi salah satu perempuan paling dicari di Asia, hingga akhirnya ia masuk daftar Red Notice Interpol sejak 3 Oktober 2024 dan buronan pemerintah Korea Selatan.
Akhir Kolaborasi Dewi dan DON
Jaringan besar ini runtuh ketika DON lebih dahulu ditangkap dan dibawa oleh otoritas Amerika Serikat.
“DON menjadi DPO US DEA. Informasinya dia sudah ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat,” kata Suyudi.
Sementara Dewi terus bersembunyi hingga akhirnya dibekuk di Kamboja setelah lebih dari satu tahun menjadi buronan internasional.
BNN memastikan penyelidikan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terkait dengan jaringan ini masih terus dilakukan.
“Detail pihak-pihak lain yang membantu selain DON masih kami dalami,” tegas Suyudi.
Penangkapan Dewi Astutik menjadi babak baru pengungkapan sindikat narkoba global yang melibatkan aliran uang raksasa dan operasi lintas negara, sementara publik kini menyoroti peran sosok misterius yang dikenal sebagai “DON the Godfather.”(æ/red)





