Tulungagung, BeritaTKP.com – Jasad wanita ditemukan di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (27/7/202) kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban diketahui bernama Sumarni (67), warga asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Identitas korban dapat diketahui setelah Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung melacak sidik jari milik korban.

“Identitas korban juga sudah dipastikan oleh pihak keluarganya,” terang Kanit Reskrim Polsek Ngantru, Ipda Imam Basroni, Rabu (27/7/2022) kemarin malam. 

Jenazah korban dievakuasi oleh warga dan sejumlah pihak berwajib dari aliran Sungai Brantas.

Diketahui, korban sebelumnya sering merasa linglung. Korban sempat keluar rumah di hari Selasa (26/7/2022) sore lalu, namun tak kunjung kembali. Keluarga korban juga sempat mencari hingga larut malam, namun tak ditemukan.

“Hingga tadi ada kabar penemuan jasad, keluarga korban datang memastikan di Kamar Jenazah RSUD dr Iskak Tulungagung,” sambung Ipda Imam Basroni.

Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal diduga karena tenggelam. Keluarga korban korban ikhlas menerima kematian korban, karena dianggap murni kecelakaan. Selain itu, juga tidak ditemukan tanda-tenda kekerasan pada tubuh korban.

Karena tak ditemukan unsur pidana dan kekerasan dari seseorang pada tubuh korban , polisipun menyerahkan jasad korban ke pihak keluarga.

“Keluarga menolak autopsi, dan meminta korban untuk segera dibawa pulang,” ujar Ipda Imam Basroni. 

Sebelumya, warga mengaku melihat sesosok tubuh terbawa arus Sungai Brantas di perbatasan Desa Pinggirsari, Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (27/7/2022) kemarin pagi.

Jasad lalu tersangkut pada bambu saat masuk ke wilayah Desa Bendosari yang tidak jauh dari jembatan Ngujang 1. Dua warga yang melihat hal itu, sontak turun ke sungai dan mengangkat jasad ke tepi. Pada saat itu korban meninggal kurang dari 12 jam dari penemuannya. (Din/RED)