Mojokerto, BeritaTKP.com – Seorang pelajar SMP di Mojokerto, yakni Aura Enjelie (13), warga asal Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, yang dikabarkan hilang sejak sebulan lalu kini telah ditemukan. Namun, pelajar SMP Negeri 1 Kemlagi tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.
Jenazah pelajar kelas dua SMP ini ditemukan petugas kepolisian Polresta Mojokerto di bawah jembatan rel kereta api Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko. Jenazah korban saat ditemukan terbungkus karung warna putih dan berada di kubangan air.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Bambang mengatakan, penemuan jenazah korban terungkap setelah polisi menjumpai HP korban di sebuah konter. Selanjutnya, polisi mengamankan dua pelaku yang salah satunya merupakan teman korban.
Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Senin (12/6/2023) kemarin sore. Saat diinterogasi oleh petugas, mereka mengaku telah membunuh korban dan membuang jasad korban di bawah jembatan rel kereta api.
Menurut pengakuan pelaku, korban dibunuh tepat di hari saat korban berpamitan ke pasar malam pada 15 mei 2023 lalu. setelah itu, korban dimasukkan ke dalam karung dan dibuang jauh dari permukiman warga.
Setelah dilakukan penelusuran, korban benar ditemukan di bawah jembatan rel kereta api area Desa Mojoranu. Petugas kepolisian polresta mojokerto langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke rumah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.
Kedua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial AB dan AD. Untuk menjalankan aksinya, AB (15) yang merupakan teman sekelas korban ini dibantu temannya berinisial AD (19). Dua orang ini merencanakan pembunuhan kepada korban yang saat itu pergi ke pasar malam.
Belum diketahui motif serta kronologi pembunuhan sadis oleh pelaku yang salah satunya masih di bawah umur tersebut. saat ini polisi masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Selain itu juga akan berkoordinasi dengan forensik untuk melakukan autopsi jenazah. (Din/RED)





