
Malang, BeritaTKP.com – Sebuah gudang pertukangan di Jalan Wijaya Kusuma, Cempokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mengalami kebakaran hebat, pada Senin (4/9/2023) kemarin. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Menurut warga setempat bernama Erwin (60), api awalnya diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, para pekerja berhamburan keluar bersama dengan kobaran api yang membakar gudang pertukangan itu. “Kebakaran tadi persis setelah asar, pekerja keluar bersamaan dengan adanya api yang membakar isi gudang,” kata Erwin.
Menegtahui hal itu, Erwin langsung saja melapor ke perangkat setempat dan dilanjutkan ke pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, tiga unit mobil PMK milik Pemkab Malang datang ke lokasi untuk memadamkan api.
Petugas terlihat berjibaku menjinakkan kobaran api yang hampir membakar seluruh bangunan rumah nomor 453 itu. Asap hitam terlihat masih mengepul selama proses pemadaman. Hingga pukul 16.00 WIB, api masih berkobar di dalam bangunan.
Erwin mengaku bangunan yang terbakar merupakan gudang pertukangan. Setiap harinya, beberapa orang melakukan aktivitas kerja di rumah tersebut. “Kayak gudang pertukangan, ya ngelas, juga kerjakan mebeler maupun ngecat,” akunya.
Terpisah, Fuad salah satu pekerja mengungkap jika sebelum kebakaran terjadi, salah satu rekannya tengah menggunakan mesin gerinda. Namun, pekrjaan itu dilakukan tak jauh dari keberadaan tiner yang tidak tertutup. “Ada teman gerinda tadi, mungkin percikannya nyambar ke tiner yang tidak tertutup. Kemudian terjadi kebakaran,” ujarnya.
Fuad bersama dua pekerja lain sempat berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air. Namun, api justru kemudian cepat membesar dan membuat mereka memilih keluar meninggalkan lokasi kebakaran. “Sempat disiram, tapi malah besar apinya. Kami kemudian keluar,” kata Fuad yang terlihat masih shock dengan kejadian itu.
Selain banyak bahan yang mudah terbakar, di dalam gudang juga ada belasan motor dan satu unit mobil. “Ada motor 15, satu unit mobil. Cat, tiner juga banyak di dalam,” tuturnya.
Belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang dialami atas kejadian itu. Lagi, lokasi kebakaran yang berada di pemukiman pada penduduk, mengundang rasa penasaran warga untuk menyaksikan upaya pemadaman. (Din/RED)





