
MEDAN, BeritaTKP.com – Gempa bumi tektonik yang mengguncang di wilayah Sibolga, Selasa (24/8) pukul 03.59.53 wib.
Dari hasil analisa Balai Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) menujukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 4,9
“Episenter terletak pada koordinat 1,85 LU dan 95,45 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 38 km BaratLaut Kota Sibolga pada kedalaman 67 km,” kata Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hartanto.
“Dampak gempa bumi berdasarkan dari laporan masyarakat berupa guncangan yang dirasakan di Kota Samosir , Sumut II-III MMI Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, getaran dirasakan nyata dalam rumah atau terasa getaran seakan-akan ada truk yang sedang berlalu,” imbuhnya.
Hartanto juga menyebutkan dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrum, gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa bumi tersebut. Hingga pukul 05:40 wib, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempa bumi susulan.
“Kepada Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tegasnya. (RED)





