Probolinggo, BeritaTKP.com – Aksi curanmor yang terjadi di jalan tepi sawah Dusun Asem Lurus, Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih, berhasil digagalkan, pada Senin (11/10/2021). Pelaku bernama Poniman (44) asal Jember itu babak belur dihajar massa.
Korban pencurian itu bernama Noyo (50) warga asal Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Motor yang hendak dicuri oleh pelaku adalah Yamaha Vixion, dengan nopol S 6411 RT.
Berdasaarkan informasi yang didapat aksi itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu korban sedang datang ke sawah berniat untuk menebang pohon pisang, jarak antara pohon pisang dengan motor korban sekitar 30 meter.
Karena korban tidak kenal dengan pelaku, korban pun bersembunyi di balik pohon pisang sambil memperhatikan gerak-gerik pelaku tersebut. Ternyata, benar pelaku tiba-tiba menaiki motornya dan merusak rumah kunci motor korban.
”Saya sembunyi di balik pohon pisang, karena saya merasa curiga jika dia itu maling. Pas motor saya dinaiki oleh pelaku dan belok, saya langsung keluar dan berteriak maling,” kata Noyo, saat berada di Mapolsek Sumberasih.
Mulyadi (50) warga asal Laweyan yang ikut mengejar pelaku mengatakan, bahwa dirinya saat itu selesai mencari rumput hendak pulang. Dan mendengar teriakan maling, dirinya pun langsung melempar rumput yang dipikulnya dan membantu untuk mengejar pelaku tersebut.
Mengetahui aksi pelaku kepergok, motor korban dilepas begitu saja dan pelaku lari ke sawah-sawah. Hingga akhirnya, berhasil diamankan oleh warga di area sawah Dusun Karang Tengah, Desa Laweyan, Sumberasih.
”Saya dengar ada teriakan maling, saya langsung buang rumput yang saya pikul dan ikut mengejar pelaku. Kebetulan saya juga ada di lokasi kejadian. Pas ketangkap, langsung diamuk oleh massa,” katanya.
Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Teddy Tridani membenarkan adanya kejadian maling motor yang ketangkap oleh warga. Pelaku berinisial P asal Jember. Kini, pihaknya tengah mengembangkan aksi curanmor yang dilakukan oleh pelaku tersebut apakah ada kawanan atau komplotan lainnya. Diduga, pelaku merupakan spesialis curanmor. ”Pelaku sudah kami amankan dan masih dikembangkan. Semoga saja, bisa berhasil kembangkan pelaku aksi curanmor lainnya,” katanya. (RED)





