Balikpapan, BeritaTKP.com – Empat bangunan ruko di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Muara Rapak, Utara, hangus terbakar pada Selasa (8/3) dini hari tadi.
Dalam peristiwa itu sebanyak 3 orang tewas menjadi korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan sampai dengan menjelang Selasa siang, telah mengevakuasi tiga jenazah dari lokasi kejadian.
Ketiga jenazah merupakan penghuni dari ruko yang dilalap api mulai pukul 04.00 WITA tersebut.
“Kita sudah temukan tiga korban meninggal, tapi informasinya masih ada satu lagi yang terjebak di kobaran api,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Balikpapan Zulkifli di lokasi kejadian.
Korban meninggal yang pertama ditemukan yakni Muhammad Noor (40). Korban merupakan pekerja warung makan yang rukonya terbakar. Korban yang merangkap sebagai penjaga ruko itu, tengah terlelap saat api tengah membesar.
Sementara dua jasad lainnya, ditemukan selang beberapa jam dari temuan jasad M. Noor. Kedua jasad yang ditemukan terakhir masih diidentifikasi oleh pihak berwenang.
“Sebenarnya penjaganya cuma satu orang, tapi ada satu yang ikut tidur di sini (ruko). Satunya lagi penghuni ruko sebelahnya, kondisinya kurang sehat sehingga tidak sempat keluar,” jelas Zulkifli.
Saat kejadian, kobaran api mendadak membesar dari salah satu ruko. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang letaknya berdempetan. Apalagi ruko yang terdampak merupakan bangunan semi permanen berbahan mudah terbakar.
Tak kurang dari sepuluh mobil pemadam BPBD dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Kurang lebih setengah jam, api baru dapat dikendalikan dan masih dilakukan pendinginan hingga pagi.
Struktur bangunan yang bertingkat ke bawah, diperkirakan menyulitkan upaya evakuasi saat terjadi kebakaran. Korban perlu menaiki tangga untuk keluar dari kepungan api, sedangkan bangunan berisiko ambruk ke bawah.
“Kita liat tadi penemuan jasadnya di bawah tangga. Berarti, ada upaya menyelamatkan diri sebelum akhirnya meninggal tapi terlambat,” tutup Zulkifli. (RED)






