KOTAANYAR, BeritaTKP.com – Seluruh warga Dusun Krajan, Desa Triwungan, Kecamatan Kotaanyar, dibuat geger oleh kejadian berdarah pada Sabtu (6/7/2024) pagi.

Kejadian berdarah itu menimpa Arofah seorang ibu muda yang menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh suaminya sendiri yakni, Zainul Arifin (24). Mirisnya aksi ini dilakukan oleh Zainul di depan anaknya yang masih balita. Akibat kejadian tersebut korban sempat kritis karena menderita luka di bagian kepala dan kaki.

Aksi pembacokan ini terjadi sekitar pukul 09.10. Saat itu Arofah, Zainul Arifin, dan anak perempuannya yang masih balita tersebut berada di dalam rumah.

Entah apa penyebabnya kemudian terjadi cek-cok diantara keduanya di dalam kamar.

Kemudian Zainul Arifin naik pitam dan mengambil sebuah parang yang ada di dalam rumah. Lantas menyabetkan senjata tajam tersebut kepada tubuh Arofah  hingga mengenai kepala.

Tak hanya satu kali sabetan. Zainul Arifin juga menyabetkan parang beberapa kali pada kaki kanan Arofah.

Arofah yang ketakutan kemudian mencoba melarikan diri ke arah selatan rumah dan meninggalkan anaknya di dalam rumah.

Dengan tenaga yang tersisa, Arofah berlari keluar rumah dan berteriak minta tolong. Sayangnya pagi itu lingkungan sekitar begitu sepi, sehingga tidak ada yang mendengar.

Dengan kondisi kepala dan kaki berdarah Arofah terus berlari sampai sejauh 15 meter ke arah selatan sambil berteriak. Teriakan tersebut kemudian didengar oleh tetangganya.

“Arofah dibacok oleh suaminya menggunakan parang. Kemudian berlari ke depan rumah dengan kondisi sudah berdarah. Saya lihat kepala dan kakinya mengeluarkan banyak darah. Mulanya Arofah berdiri, kemudian terjatuh,” ujar tetangga korban Moh. Hairi, 52.

Setelah mendengar teriakan Arofah, warga kemudian datang. Saat itulah mengetahui korban sudah mengeluarkan banyak darah.

Sementara suaminya yang tak lain pelaku pembacokan mencoba mengejar istrinya itu.

Warga kemudian dengan sigap mengamankan pelaku selanjutnya menghubungi Polsek Kotaanyar melaporkan kejadian pembacokan tersebut.

Hairi mengatakan, sebenarnya Arofah, suami, dan anaknya tinggal satu rumah dengan ibu korban yakni Supriyatin (60).

Namun saat kejadian, ibu korban tidak berada di rumah. Sedang keluar ke rumah tetangganya. Setelah pembacokan tersebut, Zainul Arifin tidak berkutik karena warga sudah mengepungnya.

Begitu pihak kepolisian datang, Zainul langsung diamankan di Mapolsek setempat. Sementara korban yang mengalami luka bacok langsung dilarikan ke Rumah Sakit Rizani Paiton.

“Setelah pembacokan warga tidak hanya menyelamatkan korban, tetapi juga anak korban yang ada di dalam rumah. Arofah yang saat itu mengalami luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat,” bebernya.

Kapolsek Kotaanyar AKP I Wayan Kadika melalui Kanit Reskrim Aiptu Agung Dewantara mengatakan, saat mendapatkan laporan adanya pembacokan langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Polisi langsung mengamankan Zainul Arifin yang sebelumnya sudah diamankan oleh warga.

Bukan hanya itu. Agar TKP steril polisi juga memasang policeline serta mengamankan barang bukti senjata tajam berupa parang yang digunakan Zainul.

”Tersangka sudah kami amankan. Untuk motifnya masih kami dalami. Sementara untuk kelanjutan perkara saat ini kami juga sudah berkoordinasikan dengan unit PPA Polres Probolinggo,” Imbuhnya. (æ/RED)