Mojokerto, BeritaTKP.com – Sebuah rumah yang berada di Dusun Kemantren RT 08 RW 02, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, habis terbakar, Senin (16/10/2023) kemarin petang. Rumah milik seorang warga bernama Tekad (50) tersebut ludes usai ditinggal pergi tasyakuran.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.10 WIB atau waktu salat maghrib tiba. Diduga, api berasal dari tungku tanah liat yang masih menyala hingga merembet ke seluruh bagian rumah.

Api pertama kali muncul dari bagian dapur yang terbuat dari dinding bambu. Kemudian menjalar cepat hingga ke ruang tengah dan depan rumah. ”Sebagian besar bangunan terbuat dari anyaman bambu, kecuali bagian depan tembok yang terbuat dari tembok dinding,” terang Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim.

Warga yang melihat kebakaran tersebut langsung menghubungi perangkat desa dan diteruskan ke petugas Pemadam Kebakaran (PMK). Dua unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi kejadian, satu unit dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.

Satu unit dari PG Gempokrep juga diterjunkan ke lokasi. Petugas berusaha memadamkan api yang membakaran rumah semi permanen milik korban. Sekitar pukul 19.32 WIB, petugas baru berhasil memadamkan api yang membakar rumah dengan luas terdampak 4 x 10 m2 tersebut.

Dari hasil analisa sementara, api diduga berasal dari tungku tradisional tanah liat di bagian dapur yang masih menyala saat ditinggal pergi tasyakuran.

Hingga kemudian merembet ke dinding bambu dapur dan seluruh bagian rumah berukuran 4×10 meter tersebut. Belum diketahui berapa nilai kerugian yang dialami pemilik rumah akibat peristiwa ini.

”Menurut keterangan dari tetangga sekitar, api berasal dari tungku yang ditinggalkan dalam keadaan masih menyala. Kerugian masih dalam penghitungan,” pungkasnya. (Din/RED)