Mojokerto, BeritaTKP.com – Ditemukan sesosok mayat yang diduga seorang dosen asal Kabupaten Tulungagung pada Kamis (28/10) malam. Dosen Perguruan Tinggi (PTN) di Surabaya tersebut ditemui sudah dalam keadaan tak bernyawa di ruang menyusui di Stasiun Kota Mojokerto sekitar pukul 20.00 wib oleh seorang cleaning service, Muhammad Ansori.

Kasi Humas Polresta Mojokerto Ipda MK Umam menuturkan bahwa sebelum ditemukan tewas, AW ,54, melakukan perjalanan dari Stasiun Wonokromo, Surabaya sekitar pukul 18.30 wib dengan menggunakan Kereta Api Dhoho tujuan Tulungagung. Sesampainya di Stasiun Mojokerto pukul 19.30 wib, salah satu seorang cleaning service melihat korban turun dari kereta dengan keadaan wajah yang pucat.

“Kemudian cleaning service tersebut menanyai korban, korban lantas menjawab  bahwa ia hanya masuk angin dan minta diantarkan ke kamar mandi. Tak lama kemudian korban dengan dibantu cleaning service diantar untuk beristirahat di ruang laktasi (menyusui),” ujarnya.

Beberapa saat kemudian korban yang beralamatkan di Jalan Basuki Rahmat, Kampung Dalem, Kabupaten Tulungagung tersebut meminta tolong untuk menghubungi keluarganya menggunakan gawai dengan dibantu petugas dari customer service.

Tak lama setelah dicek, korban AW sudah didapati tidak sadarkan diri. Melihat kondisinya yang seperti itu, saksi langsung menghubungi satpam dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mojokerto.

Pada saat petugas Polresta Mojokerto datang di tempat kejadian perkara (TKP), nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan. Polisi juga telah melakukan olah TKP atas kasus ini. “Dari pengamatan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hasil visumnya karena sakit,” pungkasnya.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto menggunakan ambulance PMI Kota Mojokerto. Untuk selanjutnya pihak Satreskrim Polresta Mojokerto akan mencoba menghubungi pihak keluarga korban. (k/red)