Lamongan, BeritaTKP.com – Seorang lansia bernama Ratija (65), warga Dusun Galang, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, tewas tertabrak truk di jalur poros nasional Lamongan-Babat. Korban tertabrak truk tronton bermuatan kertas dengan nopol Z 9723 MG yang dikemudikan oleh Wijianto (32). Meninggalnya korban ini diduga karena korban ragu-ragu saat hendak menyeberang jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Iptu Anang Purwo mengatakan, pada saat itu truk tronton bermuatan kertas berjalan dari arah barat ke timur atau dari arah Babat ke Surabaya. mendekati TKP, Ratija berjalan kaki dan hendak menyeberang dari arah utara ke selatan. Saat menyebrang, korban diduga ragu-ragu apakah akan menyeberang atau tidak.

Lokasi tertabraknya lansia bernama Ratija.

Akibatnya, karena jarak yang terlalu dekat dengan truk, pengemudi truk tidak berhasil menguasai laju kendaraannya sehingga terjadilah tabrakan tersebut. “Korban yang diduga ragu-ragu saat menyeberang itu akhirnya tertabrak truk,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, tandas Anang, korban mengalami luka berat di bagian perut akibat terlindas roda truk bagian depan sebelah kanan. Korban, menurut Anang, tewas dunia di TKP akibat luka yang dideritanya. “Korban terlindas roda depan truk bagian kanan dan meninggal dunia di TKP,” tegasnya.

Anang melanjutkan, truk dan pengemudinya kini sudah diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan untuk dimintai keterangan. Sementara, korban saat ini sudah dievakuasi ke RS. “Korban sudah kami bawa ke rumah sakit dan petugas dari Gakkum masih di RS,” tambahnya.

Lewat kejadian ini, Anang meminta kepada pengendara kendaraan bermotor atau pejalan kaki untuk berhati-hati saat menyeberang, apalagi saat menyeberang di jalur poros yang ramai kendaraan. Selain itu, Anang juga meminta agar selalu tengok kanan kiri sebelum menyeberang dan mengutamakan keselamatan. (Din/RED)