Ngawi, BeritaTKP.com – Tanti Rachmawati ,41, seorang wanita yang bekerja sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) Samsat Ngawi telah ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah warung dawet di Jalan Raya Ngawi-Maospati. Wanita yang berasal dari Dusun Bayemkalang, Desa Keraswetan, Geneng, Ngawi tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.
“Baru dugaan saja (pembunuhan) seorang wanita yang meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di warung dawet pinggir jalan raya masuk Desa Klitik, Geneng, Ngawi,” terang Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan, Selasa (28/12/2021).
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Suliyati ,40, pemilik warung dawet warga Dusun Sambirobyong, Desa Klitik, Geneng, Ngawi. Saat itu sekitar pukul 09.30 wib, Suliyati ingin membuka warungnya. Dia kaget melihat sesosok jenazah tergeletak di lantai warungnya.
Pada jenazah korban, ditemukan luka di bagian kepala belakang dan tangan bagian kanan. Luka di bagian kepala korban diduga terkena pukulan benda tumpul dan luka pada tangannya adalah luka tusuk.
“Kalau tangan luka tusuk dan kepala kemungkinan luka pukul benda tumpul,” pungkas Toni.
Toni mengatakan bahwa saat ini polisi masih melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan terhadap wanita 41 tahun tersebut. Penyelidikan dengan menerjunkan anggota dilakukan untuk mencari barang bukti lokasi kejadian. Pihaknya juga memeriksa dua orang saksi atas kematian korban.
“Kita masih lakukan penyelidikan, tim juga kita perintahkan mencari alat bukti baru dari lokasi,” tandas Toni.
Toni menambahkan untuk mencari barang bukti kasus pembunuhan ini, anggota melakukan penyisiran dalam radius 100 meter dari lokasi kejadian. “Anggota masih di lokasi penyisiran radius 100 meter. Mohon doanya semoga segera terungkap,” imbuhnya. (k/red)






