LOGO PORPROV JATIM 2022

Pasuruan, BeritaTKP.com – 10 Orang atlet Wushu Kota Pasuruan didiskualifikasi dari ajang Porprov Jatim 2022 akibat adanya kecurangan identitas peserta.

Atlet wushu yang mewakili Kota Pasuruan ada 16 atlet, namun 10 diantaranya didiskualifikasi karena 10 atlet ini diduga merupakan joki dan saat dikroscek oleh panitia foto dan wajah atlet tidak sama dengan data yang ada pada panitia.

“Iya benar ada 10 atlet wushu yang dicoret oleh panitia technical delegate. Ada kecurangan saat atlet mengikuti technical meeting dan timbang badan pada Kamis (23/06/2022) lalu,” jelas Ketua KONI Kota Pasuruan, Gangsar Sulityarso.

Gangsar juga menjelaskan jika 10 atlet wushu yang dikirim tidak sesuai dengan data yang terdaftar di panitia. Awalnya panitia technical delegate menemukan satu atlet yang wajahnya tidak mirip dengan foto id card atlet dan data identitas yang terdaftar.

Setelah dilakukan pengecekan lanjutan, ditemukan 9 atlet Wushu kontingen Kota Pasuruan lain yang terindikasi jadi joki. Mereka dicurigai sengaja menggantikan atlet lain yang sudah resmi terdaftar bertanding di Porprov Jatim.

“Atletnya kan dicek satu per satu. Nah foto di id card dan di laptop panitia dicocokkan. Tapi waktu dilihat ternyata foto atletnya orangnya berbeda,” lanjutnya.

Pihak KONI Kota Pasuruan saat ini sudah menyampaikan secara lisan ke kepala daerah. Sedangkan surat resmi dari Panitia Besar (PB) Porprov Jatim terkait keputusan lebih lanjut terhadap insiden didiskualifikasinya 10 atlet wushu tersebut. (RED)