
Surabaya, BeritaTKP.com – Gempa Bumi dengan kekuatan M 6,5 kembali melanda Tuban, pada Jumat (22/3/2024), pukul 15.52 WIB. Gempa tektonik tersebut terletak pada koordinat 5,92 derajat LS dan 112,35 derajat BT dengan kedalaman 10 km.
Getaran gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah, termasuk di Kota Surabaya. BPBD Surabaya mencatat ada lima bangunan rusak dampak dari gempa Tuban sore tadi. Salah satunya ada di RS Universitas Airlangga (Unair).
Di RS Unair sebanyak 160 pasien terpaksa dievakuasi di halaman depan RS dan masih terpasang infus hingga berbaring di atas bed. “Ada lima laporan, termasuk Unair dan juga kita fasilitasi semua,” kata Kepala BPBD Surabaya Agus Heby Djuniantoro di RS Unair, Jumat (22/3/2024).
Hebi menyebut, ada dua orang korban mengalami luka. Satu orang wanita kejatuhan genting di Jalan Ngaglik, satu korban lagi adalah pengendara motor yang terluka di Jalan Tambak Adi. Kedua korban sudah dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan.
Adapun lima bangunan yang rusak akibat gempa tersebut:
1. RS Soewandi, Jalan Tambak Rejo No.45-47, Tambakrejo, Kecamatan Simokerto. Kondisi sebagian bangunan rusak.
2. Bangunan kosong, Jalan Tambak Adi, Kecamatan Simokerto. Kondisi dinding roboh.
3. RS Unair Jalan Dharmahusada Permai, Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo. Kondisi sebagian bangunan rusak.
4. Rumah kosong Jalan Ngaglik, Kapasari, Kecamatan Genteng. Kondisi roboh bagian sisi depan.
5. Gedung Jalan Kenjeran No.518, Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo. Kondisi kaca gedung pecah.
(Din/RED)





