
Ngawi, BeritaTKP.com – Sebuah bus pariwisata Cahaya Mulia dilahap si jago merah saat sedang perbaikan di tepi jalan masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jum’at (29/9/2023) kemarin siang.
Kasat Reskrim Agung Joko Haryono membenarkan adanya kebakaran tersebut. “Kejadian bus pariwisata terbakar tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasi di jalan desa, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Jumat (29/9/2023) kemarin.
Saat itu satu dari dua orang saksi mengatakan bus bernopol AA 1530 ED saat itu sedang didempul untuk dicat. “Saat itu bus sedang proses perbaikan, didempul untuk dicat. Saksi lain melihat asap dari bagian dalam bus di instalasi AC. Melihat itu saksi langsung mencabut kabel aki namun api membesar dan membakar bus,” jelas Agung.
Agung menambahkan akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Bus tersebut diiketahui milik Antoni Budiarso, Kepala Desa Mendiro, Ngrambe, Ngawi. “Bus tersebut milik Kades Mendiro dan kerugian sekitar Rp 200 juta,” tandas Agung.
Pekerja bengkel, Sugiyanto, mengatakan ia dan dua temannya saat itu tengah melakukan proses pendempulan bodi bus. Tiba-tiba terlihat api dari bagian atas sebelah kiri di dalam bus. “Saya lagi dempul, langsung loncat karena panik,” ujarnya.
Mengetahui hal itu, ketiga pekerja bengkel panik. Mereka mencari air dan berusaha melepas aki bus. Sayang, api terlanjur membesar hingga membakar seluruh badan bus. “Saya lari mengambil air lalu mencopot aki, tapi tidak nutut,” ujar Sugiyanto.
Kartono, petugas pemadam kebakaran, menyebut kebakaran diduga diakibatkan korsleting listrik di bagian kelistrikan bus. Petugas pemadam sempat kewalahan saat memadamkan api yang membesar. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api.
“Tim damkar dari wilayah barat sudah meluncur duluan ke lokasi. Karena kekurangan air, kita minta dari pos induk untuk membantu pemadaman. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” terangnya. (Din/RED)





