Ngawi, BeritaTKP.com – BPBD Ngawi kini menemukan adanya kemunculan titik api baru yang membakar kawasan hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu. Untuk jumlahnya, saat ini masih dilakukan pengecekan oleh pihak BPBD Ngawi.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Ngawi Prajitno mengatakan, titik api baru ini muncul di wilayah Hutan Wukir Bayi, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Wilayah itu masuk dalam kawasan hutan lindung yang di dalamnya ternyata banyak ditumbuhi pohon pinus dan cemara. “Kita lihat (titik api baru) ada di sekitar Wukir Bayi di wilayah Jogorogo,” kata Prajitno, Rabu (4/10/2023).

Prajitno menambahkan, pagi ini juga sudah dilakukan water bombing dengan bantuan helikopter dari BNPB. Sementara itu, pihaknya juga akan memantau titik api baru dari atas heli.

“Dari Satgas kemarin, bahwa hari ini akan dilakukan water bombing di beberapa titik yang dirasa sangat diperlukan, pagi ini dilakukan satgas keliling melihat langsung titik mana yang bisa dilakukan dahulu untuk water bombing,” jelasnya.

Diketahui kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Lawu telah terjadi sejak Jumat (29/9/2023) sektar pukul 19.00 WIB. Lalu, Bupati Ngawi menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terkait kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu. Terhitung sejak tanggal 30 September sampai dengan 13 Oktober 2023. (Din/RED)