Jakarta, BeritaTKP.com – Polisi mengungkap kasus pembuangan bayi yang terjadi di tempat sampah Pasar Nalo, Pademangan, Jakarta Utara. Bayi tersebut diketahui dibuang oleh ibu kandungnya sendiri berinisial DR (20).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Iptu Maryati Jonggi mengatakan bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap pelaku dengan seorang pelanggan tempat biliar tempatnya bekerja.

“Pelaku bekerja sebagai racker atau penyusun bola biliar di Mangga Dua. Ia melakukan hubungan badan dengan salah satu customer hingga akhirnya hamil,” kata Maryati, Selasa (3/3/2026).

Lahiran Sendiri di Kamar

Peristiwa itu bermula ketika DR merasakan sakit perut pada Senin (2/3) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Ia kemudian melahirkan seorang bayi tanpa bantuan siapa pun di dalam kamarnya.

Setelah bayi lahir, pelaku memotong tali pusar menggunakan gunting. Bayi tersebut lalu dibungkus dengan sarung dan dimasukkan ke dalam tas ransel.

Sementara itu, ari-ari bayi dibuang ke dalam kloset.

Bayi Dibuang ke Tempat Sampah

Pelaku kemudian berjalan kaki menuju tempat pembuangan sampah di Pasar Nalo, Pademangan Barat, yang berjarak sekitar 800 meter dari rumahnya.

DR bahkan mengajak adik laki-lakinya yang masih berusia 7 tahun untuk membuang bayi tersebut.

“Pelaku membawa bayi yang sudah dimasukkan ke dalam ransel hitam menuju tempat sampah. Setelah itu pelaku kembali ke rumah,” ujar Maryati.

Bayi Ditemukan Warga

Bayi tersebut ditemukan warga pada Senin (2/3) sekitar pukul 08.00 WIB. Warga yang menemukan bayi itu segera membawanya ke RSUD Pademangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi juga sempat beredar dan memperlihatkan seorang pria membawa tas hitam dengan seorang perempuan berjalan di belakangnya.

Pelaku Sudah Ditangkap

Polisi kemudian berhasil menangkap DR beberapa jam setelah bayi ditemukan.

Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsini mengatakan pelaku saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit karena baru saja melahirkan.

“Pelaku sudah diamankan. Saat ini masih menjalani perawatan medis sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(æ/red)