
SUKABUMI, BeritaTKP.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak siang hari menyebabkan banjir luapan di kawasan Palabuhanratu, Minggu, 24 Mei 2026. Banjir tersebut merendam area Puskesmas Palabuhanratu serta sejumlah permukiman warga di sekitarnya.
Luapan Sungai Ciranca mulai menggenangi kawasan Kampung Cangehgar, Kelurahan Palabuhanratu, sekitar pukul 16.30 WIB. Hingga Minggu malam, genangan air dilaporkan belum surut dan menghambat aktivitas warga.
Salah satu warga, Rahmat, mengatakan air sungai mulai naik secara perlahan sejak sore hari. Air kemudian masuk ke area fasilitas kesehatan dan gang-gang permukiman warga.
“Kalau air naik itu tadi setengah lima sore sudah mulai naik-naik. Hujannya dari siang, sampai sekarang airnya belum surut,” ujar Rahmat.
Menurut warga, banjir di kawasan tersebut kerap terjadi saat hujan deras mengguyur Palabuhanratu dalam waktu lama. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena dapat mengganggu pelayanan kesehatan di Puskesmas Palabuhanratu.
Sekretaris Kecamatan Palabuhanratu, Hendriana, membenarkan bahwa banjir disebabkan luapan dari hulu Sungai Ciranca. Air disebut telah merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cangehgar, termasuk kawasan sekitar puskesmas.
“Air meluap sampai masuk ke rumah penduduk, termasuk rumah Bu Titin yang berada di dalam gang dekat kawasan puskesmas. Depan Puskesmas juga ikut terendam,” jelas Hendriana.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak kecamatan bersama otoritas terkait langsung melakukan pemantauan di lokasi. Pendataan dampak banjir juga dilakukan untuk menyiapkan langkah penanganan darurat, termasuk kemungkinan evakuasi apabila debit air terus meningkat.
Hendriana mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga yang berada di bantaran sungai maupun titik rawan banjir lainnya di Palabuhanratu agar tetap waspada,” tegasnya.
Saat ini, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu bersama tim gabungan masih terus berkoordinasi di lapangan untuk menangani dampak banjir dan mengantisipasi potensi banjir susulan.(æ/red)





