Jakarta, BeritaTKP.com — Ranto Sihombing tak mampu menahan tangis saat mengenang detik-detik dirinya berhadapan langsung dengan seekor buaya yang menyerang anaknya, Trisno Sihombing (20), di Sungai Kulau, Kabupaten Labuan Batu Utara, Sumatera Utara.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (22/11/2025) ketika Trisno dilaporkan hilang usai mandi di sungai yang berada tepat di belakang rumah orang tuanya.

Menurut keluarga, Trisno pulang kerja dan memutuskan mandi di sungai menjelang senja. Kondisi yang mulai gelap membuatnya diduga tidak menyadari kehadiran seekor buaya di sekitar lokasi.

Teriakan minta tolong dari Trisno membuat sang ayah, Ranto, berlari panik ke tepi sungai. Tanpa pikir panjang, ia terjun berusaha menyelamatkan anaknya.

“Saya sempat pegang dia. Saya tarik dia, tapi buayanya melawan,” ujar Ranto dengan suara bergetar, Senin (24/11/2025). 

“Terakhir ini enggak bisa lagi saya tolong… sebenarnya saya tolong, tapi enggak dapat lagi,” ucapnya sambil menyeka air mata.

Serangan buaya itu begitu kuat hingga menyeret Trisno ke dasar sungai, dan Ranto tidak mampu lagi mempertahankan genggamannya.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuan Batu Utara langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Dua perahu karet serta puluhan petugas dan warga turun menyisir aliran sungai.

“Pencarian pertama kami lakukan selama tiga hari, dan akan diperpanjang sesuai kebutuhan,” kata Petugas BPBD, Fauzi Hasibuan.

Hingga kini, tim masih terus berupaya menemukan keberadaan Trisno.(æ/red)