Trenggalek, BeritaTKP.com – Tingginya instensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bendungan pada Senin (3/10/2022) kemarin malam, membuat Jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Trenggalek ke Kecamatan Bendungan, Trenggalek putus total akibat tertimbun longsor. Akses utama yang tak bisa dilalui ini membuat masyarakat sekitar menjadi terganggu.
Jatmiko selaku Camat Bendungan mengatakan longsor terjadi di Desa Surenior, Kecamatan Bendungan, Selasa (4/10/2022) pagi. Timbunan material longsor sepanjang 30 meter menutup total seluruh badan jalan. “Betul ada longsor, kejadian sekitar pukul 04.00 WIB. Saat ini akses putus total, nggak bisa lewat,” kata Jatmiko.
Menurutnya, longsor tersebut datang akibat curah hujan tinggi sejak senin malam. Kondisi tersebut membuat tebing yang ada di samping badan jalan menjadi labil dan ambrol. Terlebih lokasi tersebut tengah dilakukan proses pengeprasan tebing untuk pelebaran jalan. “Untuk sementara akses dari kedua arah putus total, alternatif terdekat tidak ada. Menunggu proses pembersihan selesai,” lanjutnya.
Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian itu ke BPBD maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek agar dilakukan proses pembersihan dan pembukaan jalur. “Perkiraan untuk pembukaan jalur sekitar 3 jam, karena material longsor cukup banyak,” ujarnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Ahmad Budiharto, mengatakan lokasi longsor tersebut merupakan titik pengerjaan proyek pelebaran jalan yang dilakukan Dinas PUPR.
“Lokasinya di proyek pelebaran jalan, sehingga masih menjadi tanggung jawab dari pelaksana pekerjaan. Tadi saya sudah komunikasi dengan PUPR dan saat ini alat berat sudah persiapan berangkat ke lokasi,” kata Budi. (Din/RED)






