Gresik, BeritaTKP.com – Jembatan Sembayat Gresik yang membentang melintasi Sungai Bengawan Solo itu rencananya akan ditutup sekamna tiga bulan kedepan, terhitung dimuali dari 1 Juli sampai 30 Oktober 2022, karena ada perbaikan di sisi utara jembatan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur-Bali, Sentot Wijayanto menuturkan, penutupan jembatan itu karena ada perbaikan pada oprint atau jalan pendeknya.

 “Bukan jembatannya yang diperbaiki tapi oprint. Yakni, jalan yang menghubungkan jalan raya dengan jembatan,” tuturnya, Senin (27/06/2022) kemarin.

Selama perbaikan, pengguna jalan dari arah Kecamatan Manyar maupun sebaliknya dari arah Kecamatan Bungah yang melintas di jembatan lama akan difungsikan menjadi 2 arah selama jembatan baru tutup.

Pantauan di lapangan, bagian bawah pada jembatan baru. Terdapat tulisan angka, dan garis penanda menunjukkan tanda amblas pada penghubung jalan raya ke jalan jembatan. Sehingga sangat riskan bila tidak segera diperbaiki.

M.Habib (35) warga asal Kecamatan Bungah Gresik menuturkan, jembatan ditutup selama tiga bulan dampaknya membuat pengguna jalan terganggu karena tersendat saat melintas di jembatan lama. Pria yang setiap hari melintas karena bekerja di wilayah Kota Gresik siap-siap harus mengatur waktu jika tidak ingin terlambat masuk kerja.

“Pastinya macet, kalau Jembatan Sembayat yang ditutup selama tiga bulan,” ujarnya.

Hal senada juga dikemukakan oleh Fahri warga asal Sidayu mengatakan, kondisi macet pasti terjadi. Hal ini pernah terjadi 10 tahun yang lalu saat membangun jembatan baru. Dimana, semua kendaraan harus bergantian saat melintas jembatan lama.

Apalagi jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi pengguna jalan yang akan menuju Sidayu hingga Tuban. “Mau gimana lagi, siap-siap macet jika jembatan baru ada perbaikan,” pungkasnya. (Din/RED)