Probolinggo, BeritaTKP.com – Percobaan bunuh diri kembali dilakukan oleh warga Probolinggo. Kali ini, aksi tersebut dilakukan oleh warga Kecamatan Maron yang berinisial A ,43,.

Menurut informasi yang diketahui, A nekat mencoba mengakhiri hidupnya lantaran sang putri hendak menikah dengan pria yang tidak disetujuinya.

Aksi nekat tersebut pertama kali diketahui oleh S ,17, yang tak lain adalah keponakan A. Peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 10.00 wib. Saat itu, dia melihat pamannya memanjat ke atas tower.

Melihat hal itu, S langsung memberi tahu keluarga dan kerabatnya. Keluarga pun langsung melapor ke Polsek Maron untuk menggagalkan rencana bunuh diri A. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas juga berkerumun melihat aksi ini.

Proses evakuasi dan membujuk A membutuhkan waktu 2 jam 30 menit, oleh petugas Polsek Maron. Evakuasi dilakukan dengan tali pengaman untuk membawa korban dari atas tower. Setelah turun, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Maron, untuk mendapat perawatan medis dan pemulihan jiwa.

“Ada informasi bahwa ada pria yang naik ke atas tower pemancar sinyal untuk bunuh diri. Setelah datang ke lokasi, korban sudah di atas tower. Bujuk rayu dan panggilan keluarga tidak membuat korban turun. Guna mengantisipasi korban meloncat, polisi dan petugas lainnya langsung mengambil tindakan naik ke atas untuk melakukan evakuasi, setelah itu korban berhasil diturunkan,” terang salah seorang warga, Hadi Pranoto ,40, Minggu (19/12/2021).

Kapolsek Maron AKP Sumiran juga membenarkan adanya aksi percobaan bunuh diri ini. Dia mengatakan butuh waktu lumayan lama untuk mengevakuasi korban dengan alat seadanya.

Tak hanya itu, petugas juga ekstra hati-hati karena takut korban meloncat. Akhirnya, dengan bujuk dan rayuan, korban mau dibawa turun.

“Korban nekat akan melakukan bunuh diri dengan memanjat ke atas tower, karena melihat putri tercintanya nekat menikahi pria yang tidak disetujuinya, korban langsung pergi ke atas tower. Beruntung ada keluarga melihat, langsung melapor ke keluarga dan Mapolsek Maron. Alhamdulillah berhasil menyelamatkan korban yang hendak mengakhiri hidupnya. Setelah dirawat kondisi korban dinyatakan sehat dan langsung dipulangkan,” jelas AKP Samiran.

(k/red)