Ponorogo, BeritaTKP.com – Si jago merah kembali melahap sebuah pabrik penyulingan daun cengkeh di Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo.

Kapolsek Pudak, Iptu Agus Eko Widodo menceritakan bahwa kejadian berawal saat tiga orang pekerja melakukan aktivitas penyulingan daun cengkeh.

“Setelah selesai, ketiga pekerja itu pulang. Tak lama kemudian, seorang warga bernama Agung selaku saksi melihat adanya kobaran api yang berasal dari pabrik penyulingan daun cengkeh tersebut,” jelasnya.

Kemudian saksi mengecek pabrik tersebut untuk memastikan api itu berasal sana. Setelah di cek ternyata benar adanya. Mengetahui hal itu, saksi langsung berteriak minta tolong kepada warga lainnya.

“Para warga langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dan menyelamatkan sejumlah barang yang ada di dalam pabrik,” pungkasnya, Selasa (14/12).

Kobaran api yang semakin besar tersebut menghanguskan sebagian bangunan pabrik. Diduga api berasal dari percikan sisa pembakaran saat melakukan penyulingan dan mengenai tumpukan daun cengkeh yang belum disuling.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun pemilik pabrik ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 85 juta rupiah,” ucapnya.

Diketahui, pemilik pabrik merupakan seorang Kepala Desa Bareng bernama Yahudi ,49, warga asal Dukuh Ngecek-ecek RT 01/RW 02, Desa Bareng, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo.

“Petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga berhasil memadamkan kobaran api selama tiga jam,” tandasnya.

(k/red)