SEMARANG, BeritaTKP.com – Komplotan begal sadis yang beraksi di depan Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (5/9) kemarin. Satu orang korban tewas dan satu korban lainnya tak sadarkan diri dan masih dirawat di RS.
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan peristiwa begal yang terjadi di Jalan Pemuda tepat di depan Balai Kota Semarang sekitar pukul 03.41 wib kemarin. Dari rekaman CCTV terlihat tiga orang pelaku mengendarai dua motor mendekati motor dua korban yang sedang berboncengan. Tiba-tiba salah satu pelaku menendang motor korban hingga terjatuh ke aspal.
“Setelah dari angkringan, korban hendak pulang, korban merasa diikuti oleh dua kendaraan yang diawaki tiga orang. Persis di Jalan Pemuda tersangka yang masih pengejaran (buron) menendang kendaraan korban. Dan mengakibatkan korban jatuh dan meninggal,” kata Irwan di Mapolrestabes Semarang, Senin (6/9/2021).
Dua korban langsung terkapar di tempat, kemudian tiga pelaku begal mendekat dan mengambil barang-barang berharga milik korban seperti ponsel dan dompet. Para pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang ternyata satu di antaranya korban meninggal dunia.
“Kondisi korban atas nama Sayyid Bintang meninggal di tempat kejadian. Korban kedua, Slamet Riyadi masih dalam penanganan medis, belum sadar,” ujarnya.
Tim dari Polrestabes Semarang kemudian melakukan penelusuran dan berhasil menangkap dua orang atas nama Adie Pratama ,27, dan M Haidar Muliyantono ,22,. Satu orang berinisial AS masih dalam pencarian.
“Kurang lebih kejadian sekitar jam 03.41 wib subuh. Jam 20.00 wib malam satu tersangka ditangkap. Kemudian jam 03.00 wib subuh tadi,” tandasnya.
Kepada polisi, salah satu pelaku, Adie, mengaku dalam kondisi mabuk ketika beraksi di Jalan Pemuda. Sebelumnya dia sudah pernah diproses hukum terkait perampasan ponsel.
“Iya sebelumnya minum dulu. Saya sebelumnya kena kasus ambil handphone dari anak -anak,” ujar Adie.
Selain dua pelaku begal di Jalan Pemuda, polisi juga menangkap dua pelaku begal yang beraksi di daerah Genuk, Semarang, bernama Rizki Nanda Kurniawan dan Muhammad Fatkurozak. Dua pelaku ini membegal tas wanita dan memukuli korban dengan bambu.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pihaknya melakukan backup dalam penangkapan begal yang sudah beraksi berkali-kali di Kota Semarang itu. Pelaku yang ditangkap bernama Yasin, sudah beraksi sebanyak 6 kali di Kota Semarang dan tidak segan menikam korban dengan pisau.
“Yang DPO masih satu orang yaitu teman Yasin.Kondisi korban masih dalam perawatan dan masih bisa diajak komunikasi. Jadi modus mendatangi meminta barang dan tidak segan melakukan penusukan. Luka korban di perut. Dia residivis, sudah 4 kali. Yang diakui 6 TKP, Semarang semua,” ujar Djuhandani.
(RED)





