JAKARTA, BeritaTKP.com –Dua pelaku pencurian motor dengan menggunakan atribut ojol di Palmerah, Jakarta Barat. Pencurian terjadi saat korban tengah tidur siang dikediamannya.
Deira ,26, kakak dari korban, mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (21/8) siang. Saat itu motornya diketahui diparkir di depan rumah dalam keadaan terkunci.
“Awalnya sih kita sekeluarga lagi ngumpul di rumah nenek tidak jauh dari rumah. Terus adik aku pulang duluan sekitar jam 12.30 WIB untuk tidur siang. Terus aku pulang lagi jam 16.30 WIB sore, terus lihat kok nggak ada motor. Saya kira adek saya jalan lagi keluar, ternyata pas dilihat dia ada di kamar. Terus ada kunci motor, makanya dipikir motor hilang nih,” kata Deira, Senin (23/8/2021).
Deira lalu bertanya kepada sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian. Salah satu pedagang menyebut, sebelum peristiwa pencurian terjadi, ia sempat melihat dua orang dengan gerak gerik yang mencurigakan.
“Ada tukang gorengan ada di situ dan bilang dia curiga ada dua anak muda naik motor hitam Beat celingak-celinguk. Nah terus aku cek CCTV di lokasi dan bener ketahuan dicuri,” ujar Deira.

Dari rekaman CCTV tersebut pun terlihat dua orang pelaku. Satu pelaku menggunakan jaket berwarna merah dan satu pelaku menggunakan helm yang diduga beratribut ojek online.
Pelaku yang menggunakan helm ojek online itulah yang bertindak sebagai eksekutor pencurian motor korban.
“Iya bener pelaku ada yang pakai helm ojol lah yang jelas. Jadi ada yang pake helm ojol sama ada yang pake jaket merah,” jelas Deira.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Palmerah pada malam harinya. Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Haryanto membenarkan adanya laporan dari korban tentang tindak pencurian.
Dia menyebut polisi telah melakukan olah TKP di lokasi. Terkait pelaku menggunakan helm ojol, Haryanto enggan berkomentar jauh. Dia menyebut proses penyelidikan hingga kini masih berlanjut dan masih terus didalami.
“Sementara kita belum bisa pastikan ojol apa bukan. Yang jelas sementara kita masih tahap penyelidikan,” pungkas Haryanto. (RED)





