JAKARTA,BeritaTKP.com – Kebakaran yang terjadi pada bengkel motor yang berlokasi di Pasar Malabar, Kota Tangerang beberapa waktu yang lalu, menewaskan 3 orang sekeluarga. Bengkel itu dibakar oleh MA ,29, seorang dokter yang memiliki hubungan asmara dengan anak pemilik bengkel.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima mengatakan bahwa tersangka MA membakar bengkel itu karena merasa sakit hati. Tersangka diketahui hamil diluar nikah hasil hubungannya dengan salah satu korban.
“Iya awalnya seperti itu karena yang bersangkutan dites setelah hamil dia meminta pertanggungjawaban kepada kekasihnya sehingga kekasihnya berkomunikasi dengan orang tuanya. Kemudian orang tua kekasihnya tidak setuju hubungan mereka maka yang memicu pelaku yang melakukan aksi itu,” ujar Deonijiu saat di Tangerang, Jumat (13/8/2021).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 wib. Polisi langsung menuju ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran setempat.
“Kebakaran ini peristiwa terjadi pada hari Jumat 6 Agustus 2021 yang lalu sekitar pukul 23.00 wib. Setelah terjadi kebakaran ini dari kepolisian polsek Jatiuwung mendapatkan informasi terjadinya peristiwa kebakaran sehingga dilakukan koordinasi kepada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman,” kata Deonijiu.

“Setelah dilakukan pemadaman kepolisian unit reskrim polsek Jatiuwung melakukan pengecekan terhadap bengkel atau ruko yang dibakar,” lanjutnya.
Deonijiu mengatakan usai pemadaman api selesai, petugas menyisir lokasi kebakaran. Disitu lah ditemukan sebanyak 5 orang yang menjadi korban.
“Setelah masuk ke dalam ternyata ditemukan ada 5 orang yang menjadi korban. Lima orang terdiri dari ayah ibu dan 3 orang anaknya. Dimana 5 orang ini, 3 ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa,” ujarnya.
Sementara ada dua orang yang masih dalam keadaan sadar. Keduanya pun segera dievakuasi dan bisa diselamatkan.
“2 orang dalam kondisi sadar. Sehingga dilakukan evakuasi dan penanganan medis. Dan saat ini yang dua orang korban tersebut sehat dan selamat,” ujarnya.
Polisi kemudian memeriksa rekaman CCTV yang ada. Polisi lalu menemukan seorang perempuan yang berlari cepat dengan terburu-buru masuk kedalam mobil.
“Kemudian dilakukan pendalaman terkait siapa pelakunya dari unit reskrim melakukan pengecekan terhadap rekaman CCTV yang ada di lokasi. Telah ditemukan gambar seorang perempuan yang terburu-buru lari masuk kedalam mobil,” ujar Deonijiu.
Polisi kemudian mencari keterangan saksi. Ditemukan fakta kalau ada seorang perempuan melempar sesuatu yang menimbulkan api.
“Kemudian meminta keterangan dilokasi oleh saksi mengatakan bahwa ada seorang perempuan yang melempar sesuatu yang mencurigakan kearah ruko itu kemudian tidak lama kemudian timbullah api. Terjadilah kebakaran,” kata Deonijiu.
Polisi lalu memeriksa beberapa mobil dilokasi kejadian. Kemudian menemukan mobil pelaku dengan berbagai alat bukti termasuk alat tes kehamilan.
“Kemudian setelah itu dilakukan pengecekan dilokasi dari kendaraan-kendaraan yang ada ditemukan kendaraan pelaku kemudian dilakukan pengecekan di dalam kendaraan tersebut ditemukan lima plastik pertama yang ada di kendaraan. Sama alat tes kehamilan dua biji yang ada didalam sama beberapa barang bukti lainnya,” ucap Deonijiu.
Deonijiu mengatakan pihaknya langsung membawa pelaku ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan. “Ternyata pelaku ada dilokasi kemudian dibawa ke polsek untuk dilakukan pengecekan atau dimintai keterangan,” ujarnya. (RED)





