PALEMBANG, BeritaTKP.com – Aparat Polsek Sukarami menggelar razia di dua tempat hiburan malam (THM) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (31/10/2026) malam. Dalam operasi tersebut, sebanyak 17 pengunjung diamankan karena diduga mengonsumsi narkotika.

Razia menyasar Cafe Mega Jaya di Jalan Kolonel Sulaiman Amin dan Dairi Cafe di Jalan Soekarno Hatta. Kedua tempat tersebut berada di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, mengatakan sebanyak 48 personel dikerahkan untuk melaksanakan operasi tersebut.

“Sebanyak 48 personel kita kerahkan saat pelaksanaan razia. Razia dilakukan di dua lokasi THM yang ada di wilayah hukum Polsek Sukarami,” kata Alex, Minggu (1/11/2026).

17 Pengunjung Diamankan

Alex menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung dan penggeledahan di area tempat hiburan malam.

Dari kegiatan tersebut, polisi mengamankan 17 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan enam perempuan. Mereka diduga mengonsumsi narkotika.

“17 orang diamankan di antaranya 11 laki laki dan 6 perempuan yang diduga mengonsumsi narkoba,” ujarnya.

Lima Butir Ekstasi Ditemukan

Selain mengamankan sejumlah pengunjung, petugas juga menemukan barang bukti berupa lima butir pil yang diduga ekstasi dari dua lokasi yang diperiksa.

Alex menyampaikan bahwa barang bukti tersebut selanjutnya diserahkan kepada Satresnarkoba Polrestabes Palembang untuk penanganan lebih lanjut.

“Didapatkan diduga narkoba berupa pil ekstasi sebanyak 5 butir. (Yang diamankan?) Diserahkan ke Satresnarkoba Polrestabes Palembang,” jelasnya.

Penanganan Diserahkan kepada Satresnarkoba

Sebanyak 17 orang yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba.

Razia tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah dan menindak peredaran narkotika, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam di wilayah Palembang.

Polisi masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan dugaan keterlibatan masing-masing orang yang diamankan.(æ/red)