GRESIK, BeritaTKP.com – Sebuah poster bermuatan konten asusila yang menampilkan foto seorang perempuan ditempel di salah satu pilar pusat perbelanjaan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kejadian tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 12 detik, terlihat poster berisi kolase foto perempuan disertai tulisan yang merendahkan dan menyinggung kehidupan pribadi seseorang. Poster itu diduga menampilkan salah satu karyawati toko ponsel yang berada di pusat perbelanjaan tersebut.

Tak lama setelah poster terlihat, seorang perempuan berpakaian hitam tampak mendatangi toko ponsel yang lokasinya tidak jauh dari tempat poster ditempel. Dalam video tersebut, perempuan itu terlihat meluapkan kemarahan di dalam toko.

Informasi yang dihimpun menyebutkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Poster Langsung Diturunkan Petugas Keamanan

General Manager Mall Gresik, Andiyanto Vino, membenarkan adanya penempelan poster tersebut. Ia mengatakan pihak keamanan mal langsung bertindak setelah mengetahui kejadian itu.

Menurut Vino, poster berhasil diturunkan dalam waktu kurang dari satu menit setelah ditempelkan. Meski demikian, seorang pengunjung sempat merekam kejadian tersebut hingga videonya beredar di media sosial.

“Ya benar, jadi, kejadian itu kemarin (Kamis) sekitar jam 11.00 WIB. Kejadiannya sangat cepat, tapi beruntung, tim sekuriti kami sigap melakukan tindakan,” kata Andiyanto, Sabtu (31/10/2026).

Ia menambahkan, poster yang diturunkan telah diamankan oleh pihak pengelola untuk dijadikan barang bukti.

“Jadi enggak lebih sampai satu menit itu langsung melakukan tindakan. Jadi yang pertama poster yang ditempel itu kami sita dan kita jadikan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Pengelola Telusuri Identitas Pelaku

Terkait dugaan latar belakang pemasangan poster, Vino menyebut pihaknya menerima informasi bahwa peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan pribadi. Namun, ia menegaskan pengelola tidak berfokus pada persoalan tersebut.

Vino membenarkan bahwa perempuan dalam foto merupakan salah satu karyawati tenant toko ponsel di mal tersebut.

Saat ini, pihak pengelola lebih memprioritaskan penelusuran terhadap orang yang diduga memasang poster di area publik pusat perbelanjaan.

“Setelah peristiwa itu, kita minta tim untuk langsung mencari data si pelaku yang membawa poster asusila dan menempelkan di ruang publik milik kami,” pungkasnya.

Hingga berita ini disusun, pihak pengelola masih melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas orang yang memasang poster tersebut.(æ/red)