SRAGEN, BeritaTKP.com — Plafon ruang guru SDN 2 Cepoko, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ambruk saat sejumlah guru sedang beristirahat dan hendak menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (7/10/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua guru mengalami luka-luka.

Camat Sumberlawang, Iwan Budianto, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di sekolah yang berada di Dukuh Jaten, RT 21, Desa Cepoko.

Saat kejadian, sejumlah guru berada di ruang guru untuk beristirahat. Tanpa diduga, plafon ruangan tiba-tiba runtuh dan menimpa guru yang berada di bawahnya.

Sempat Terdengar Suara Retakan

Sebelum plafon ambruk, suara retakan disebut telah terdengar sekitar pukul 07.00 WIB. Menyadari adanya tanda tersebut, para guru kemudian memindahkan televisi dan sejumlah perabotan dari ruang guru untuk menghindari kerusakan.

Namun, sekitar pukul 09.15 WIB, ketika para guru tengah beristirahat dan bersiap makan MBG, plafon ruangan tersebut akhirnya roboh.

Dua guru dilaporkan mengalami luka akibat kejadian itu. Korban bernama Fitri mengalami luka ringan dan sempat mengalami syok hingga hampir pingsan. Sementara itu, guru lainnya, Intan, mengalami luka lecet.

Diduga Berkaitan dengan Pergerakan Tanah

Iwan Budianto menyebut dugaan sementara penyebab ambruknya plafon berkaitan dengan pergerakan tanah di sekitar bangunan sekolah.

Pergerakan tersebut diduga mengakibatkan tembok sekolah bergeser hingga berdampak pada struktur plafon ruang guru.

Meski demikian, penyebab pasti kerusakan bangunan tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut. Peristiwa ini menjadi perhatian karena tanda-tanda kerusakan berupa suara retakan telah terdengar beberapa jam sebelum plafon runtuh.(æ/red)