SUBANG, BeritaTKP.com — Suasana duka menyelimuti keluarga Raka Wijaya, balita berusia dua tahun yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga tercebur ke Kali Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026). Saat kejadian, korban disebut sedang berada dalam pengawasan kakeknya, Ato, yang berada di dalam rumah.
Tanpa diketahui keluarga, korban kemudian keluar dan berjalan menuju kawasan bantaran kali yang berada tidak jauh dari permukiman.
Kerabat korban, Oglek, mengatakan keluarga baru menyadari korban sudah tidak berada di sekitar rumah setelah dilakukan pencarian.
“Biasanya main di dekat bangku, tahu-tahu anak itu sudah tidak ada dan nyemplung,” ujar Oglek, Rabu (7/10/2026).
Dicari Setelah Tak Terlihat
Keluarga yang mengetahui korban tidak berada di tempat kemudian langsung melakukan pencarian di sekitar permukiman hingga area bantaran Kali Blanakan.
Warga ikut membantu mencari korban. Tim gabungan dari Satpol PP dan BPBD Kabupaten Subang kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran kali.
Petugas BPBD Subang, Roman, mengatakan korban diketahui memang kerap bermain di sekitar bantaran kali.
Menurut dugaan awal, korban terperosok ke aliran kali ketika berada tanpa pengawasan.
Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Awal
Pencarian berlangsung sekitar satu setengah jam. Tim gabungan akhirnya menemukan korban di aliran Kali Blanakan, sekitar 50 meter dari lokasi yang diduga menjadi titik awal korban tercebur.
Korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka di Dusun Karang Mulya.
Pihak keluarga selanjutnya memilih memakamkan korban tanpa melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi keluarga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya balita, ketika berada di sekitar aliran sungai atau kawasan yang memiliki risiko jatuh ke air.(æ/red)





