OGAN ILIR | BeritaTKP.com — Seekor anak kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) ditemukan warga di kawasan lahan yang baru saja terbakar di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Anak kucing kuwuk yang diperkirakan berusia sekitar dua bulan tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa induknya. Warga yang menemukannya sempat merawat satwa tersebut selama dua hari sebelum kemudian melaporkannya kepada petugas konservasi.

Informasi mengenai keberadaan anak kucing kuwuk tersebut diterima Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan melalui layanan pengaduan.

BKSDA Evakuasi Anak Kucing Kuwuk

Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto mengatakan laporan warga kemudian ditindaklanjuti tim Wildlife Rescue Unit (WRU).

Petugas mendatangi lokasi untuk mengevakuasi anak kucing kuwuk tersebut agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Menurut Daniwari, kondisi anak satwa yang ditemukan tanpa induk membutuhkan perhatian segera karena masih sangat rentan dan berisiko mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Selain itu, kucing kuwuk merupakan satwa yang masuk dalam kategori dilindungi sehingga penanganannya harus mengikuti prosedur konservasi.

Warga Apresiasi karena Menyerahkan Satwa

BKSDA Sumsel mengapresiasi langkah warga yang memilih melaporkan dan menyerahkan satwa tersebut kepada petugas.

Langkah tersebut dinilai membantu proses penyelamatan dan memastikan anak kucing kuwuk mendapatkan perawatan dari pihak yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa.

“Kami mengapresiasi pelapor yang telah berinisiatif menyerahkan kucing kuwuk kepada petugas serta membantu upaya penyelamatan dan penanganan satwa sesuai prosedur konservasi,” ujar Daniwari.

Jalani Pemeriksaan Dokter Hewan

Setelah dievakuasi, anak kucing kuwuk tersebut kini berada dalam penanganan tim PRS Punti Kayu.

Satwa tersebut menjalani pemeriksaan medis oleh dokter hewan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menentukan langkah konservasi selanjutnya.

Penemuan anak kucing kuwuk di kawasan lahan bekas terbakar tersebut juga menjadi perhatian karena satwa ditemukan tanpa induknya setelah habitat di sekitarnya terdampak kebakaran. Kami akan mengikuti perkembangan penanganan satwa tersebut.(æ/red)