SURABAYA, BeritaTKP.com – Polisi mengungkap perkembangan penyelidikan terkait kasus mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) berinisial RPA yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Sukolilo, Surabaya.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan masalah keluarga.
Diduga Berkaitan dengan Masalah Keluarga
Kapolsek Sukolilo AKP Yunus Kurniawan mengatakan dugaan sementara motif korban mengakhiri hidup berkaitan dengan persoalan keluarga.
“Jadi motifnya dimungkinkan motif keluarga,” ujar Yunus saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).
Namun, polisi belum menjelaskan secara rinci mengenai persoalan keluarga yang diduga dialami korban.
Korban Ditemukan di Kamar Kos
Sebelumnya, RPA ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berada di Jalan Keputih Makam Blok B, Sukolilo, Surabaya, pada Rabu (16/9/2026) pagi.
Polisi menyebut korban merupakan mahasiswa PENS asal Sidoarjo.
Kapolsek Sukolilo sebelumnya mengatakan dugaan awal mengarah pada tindakan bunuh diri, meski penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui latar belakang kejadian.
Dikenal Sebagai Sosok Pendiam
Berdasarkan keterangan sementara, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
“Dia pendiam, jarang berkomunikasi, sosialisasi dengan teman-teman satu kosnya,” kata Yunus.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa dan faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut.(æ/red)





