LAMPUNG TENGAH, BeritaTKP – Sebanyak 25 warga Dusun Bluro, Kampung Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, mengalami dugaan keracunan setelah menyantap makanan dalam acara yasinan dan tahlilan. Satu warga bernama Nanik (42) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.

Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, ketika warga menghadiri acara yasinan dan tahlilan di rumah seorang warga bernama Fajar. Setelah acara selesai, para tamu dipersilakan menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan makanan yang disajikan dalam acara tersebut terdiri dari semur jengkol, ati ayam, serundeng kelapa, dan mi bihun.

Makanan tersebut disiapkan oleh tuan rumah dengan proses memasak yang dilakukan bersama warga sekitar. Hidangan dimasak pada siang hari sebelum acara berlangsung dan dibagikan kepada warga pada malam hari setelah kegiatan selesai.

Beberapa waktu setelah menyantap makanan, sejumlah warga mulai mengalami gejala gangguan kesehatan. Keluhan yang muncul antara lain mual, muntah, diare, pusing, tubuh lemas, hingga sakit perut.

Warga yang mengalami kondisi tersebut kemudian mendapatkan pemeriksaan di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti Klinik Mandala Medical Center, Alsyila Medica, dan Klinik Panca Siger Medica.

Salah satu korban, Nanik, sempat menjalani perawatan di Klinik Mandala Medical Center. Namun, kondisi kesehatannya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi, meminta keterangan sejumlah pihak, serta mengamankan sampel makanan yang disajikan dalam acara tersebut.

Sampel makanan kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa guna mengetahui penyebab pasti keracunan yang dialami warga.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah makanan dalam acara tersebut menjadi penyebab utama munculnya gejala keracunan atau terdapat faktor lain.(æ/red)