LAMPUNG, BeritaTKP — Operasi pencarian terhadap delapan orang yang berada dalam satu speedboat dan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, masih berlanjut.
Rombongan tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru speedboat. Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan menghadapi kondisi perairan yang cukup sulit berupa gelombang tinggi dan angin kencang.
Dua Tim SAR Dikerahkan
Basarnas Lampung mengerahkan dua unit kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk memperluas wilayah pencarian.
Penyisiran dilakukan di sejumlah kawasan yang berada di sekitar lokasi hilang kontak, mulai dari perairan Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Pulau Legundi hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.
Kepala Pos SAR Bakauheni Lampung Selatan, Rezie Kuswara, mengatakan tim pencarian dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim Bakauheni dan tim Panjang.
Tim pertama menyisir kawasan Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang berada dekat Gunung Anak Krakatau. Sementara tim kedua bergerak dari arah Pulau Legundi menuju perairan Gunung Anak Krakatau.
Ombak dan Angin Jadi Kendala
Kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam operasi tersebut. Gelombang besar yang disertai angin kencang membuat tim SAR harus meningkatkan kewaspadaan saat menyisir perairan.
Meski menghadapi kondisi tersebut, pencarian tetap dilakukan secara maksimal. Tim SAR berharap seluruh orang yang berada dalam speedboat dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Berangkat untuk Meliput Erupsi Anak Krakatau
Sebelumnya, rombongan dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Lima jurnalis bersama tiga kru speedboat berada di kawasan tersebut untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Speedboat yang membawa delapan orang itu berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah seorang jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB.
Delapan Orang Masih Dalam Pencarian
Delapan orang yang berada di dalam speedboat tersebut terdiri dari tiga kru dan lima jurnalis.
Mereka adalah Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara; Ari Basuki, jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus, jurnalis Anadolu; serta Donal, jurnalis lepas.
Hingga pencarian hari kedua, tim SAR gabungan masih menyisir sejumlah area yang diperkirakan berkaitan dengan lokasi terakhir keberadaan speedboat tersebut.(æ/red)





