LAMPUNG UTARA, BeritaTKP – Suasana dini hari di Lingkungan 10 Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, mendadak mencekam pada Selasa (25/8/2026). Rentetan suara tembakan pecah tatkala tim kepolisian berupaya meringkus seorang buronan kasus narkotika berinisial Popi Handika Purba (31).
Insiden berdarah yang terjadi tak jauh dari lokasi warga membereskan sisa perayaan HUT ke-81 RI ini berujung pada gugurnya sang buronan serta cederanya tiga anggota kepolisian.
Kronologi Baku Tembak di Dekat Permukiman Warga
Kepala Lingkungan 10 Muara Jaya, Idham Syah, mengungkapkan bahwa lokasi baku tembak hanya berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari tempat warga dan panitia berkegiatan pasca-perayaan 17 Agustusan. Warga yang semula mengira suara tersebut berasal dari perkelahian sontak berlarian menyelamatkan diri begitu menyadari adanya baku tembak.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, menjelaskan bahwa operasi penangkapan ini bermula dari informasi keberadaan DPO kasus narkoba yang telah buron sejak Juni 2026. Pelaku juga terindikasi kuat menguasai senjata api ilegal.
Tim Tekab Reskrim Polres Lampung Utara yang mendatangi lokasi langsung melakukan penyisiran. Namun, saat petugas mendekat, pelaku menyadari kedatangan aparat dan, tanpa peringatan, langsung melepaskan tembakan ke arah petugas.
“Pelaku yang menyadari kedatangan petugas langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah anggota. Akibat tembakan tersebut, tiga personel kami terkena tembakan,” terang AKBP Raswidiati, Rabu (26/8/2026).
Tiga Anggota Polisi Terluka
Akibat perlawanan brutal tersebut, tiga personel kepolisian mengalami luka tembak dan gores dalam tugas, yakni:
Aipda Adizar: Mengalami luka tembak di bagian kaki kanan.
Brigpol Ariyadi: Mengalami luka tembak serius di bagian perut.
Aipda Adi Agus Candra: Mengalami luka gores pada bagian pelipis.
Ketiga korban langsung dievakuasi malam itu juga untuk mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit wilayah Kotabumi dan Bandar Lampung. Sementara itu, buronan Popi Handika Purba tewas di lokasi kejadian akibat tindakan tegas dan terukur dari aparat.
Barang Bukti dan Situasi Terkini
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta sejumlah amunisi yang digunakan pelaku untuk melawan petugas.
Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini telah kembali kondusif dan terkendali. Polisi juga mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak menyimpan atau menguasai senjata api secara ilegal demi keamanan bersama, serta membuka layanan pengaduan melalui Call Center 110 bagi masyarakat yang mengetahui adanya pelanggaran hukum serupa.(æ/red)





