SIDOARJO, BeritaTKP – Warga Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Kedung Bocok, Jumat (21/8/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Mochammad Faridzahan Dryan, warga Jalan Winotawar, Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB dalam posisi terlentang mengambang di sungai.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat adanya kerumunan di sekitar aliran sungai. Saat didekati, warga mendapati tubuh seorang pria berada di permukaan air.

Salah seorang warga, Slamet (30), mengaku melihat banyak orang berkumpul di tepi sungai ketika melintas menuju arah Rolak.

“Saya lihat banyak warga berkumpul di pinggir sungai. Setelah berhenti ternyata ada orang mengambang di sungai,” ujarnya.

Kondisi korban saat ditemukan juga menarik perhatian. Wajah korban terlihat mengalami lebam, sehingga polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematiannya.

Selain jenazah, petugas menemukan sepeda motor Honda Vario bernopol N 6893 CAY di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan korban.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit Reskrim Polsek Tarik, Ipda Rudy AQR, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Menurutnya, polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang pria yang ditemukan terapung di Sungai Kedung Bocok.

“Jenazah ditemukan dalam posisi terlentang. Bersamaan dengan itu ditemukan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi N 6893 CAY,” kata Rudy.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dari sungai dan membawanya ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis serta visum et repertum.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu mengetahui penyebab kematian korban, termasuk memastikan kondisi luka atau lebam yang ditemukan pada bagian wajah.

Penyebab Kematian Masih Misterius

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Mochammad Faridzahan Dryan. Dugaan maupun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut.

Polsek Tarik juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Polsek Tarik akan bekerja sama dengan perangkat desa dan saksi-saksi untuk menelusuri faktor penyebab kejadian,” ujar Rudy.

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia di sungai. Hasil visum dan keterangan para saksi nantinya akan menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab kematian korban.(æ/red)