TUBAN, BeritaTKP.com – Keberadaan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Pasalnya, gerai koperasi tersebut berdiri di kawasan perbukitan kapur yang berada di bawah puncak Rengit, tepatnya di Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, yang dikenal sebagai salah satu titik dataran tertinggi di wilayah setempat dan terletak cukup jauh dari keramaian permukiman warga.
Video yang memperlihatkan kondisi bangunan koperasi tersebut salah satunya dibagikan oleh akun media sosial Sukorame LMg. Dalam tayangannya, perekam menyoroti letak bangunan yang berdiri di tepi jalan poros kabupaten namun dikelilingi oleh hamparan lahan kering perbukitan karst bekas tambang.
“Untuk saat ini saya berada di Kabupaten Tuban dan berada di desa tertinggi yang ada di Kabupaten Tuban yaitu berada di Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan… Jadi ini merupakan koperasi merah putih yang ada di Kabupaten Tuban,” ujar suara dalam video tersebut.
Penjelasan Pemerintah Desa Ngrejeng Menanggapi viralnya lokasi bangunan koperasi yang dinilai ‘mencil’ atau terpencil oleh warganet, Sekretaris Desa (Sekdes) Ngrejeng, Mohammad Arifin, memberikan penjelasan resmi. Ia membenarkan bahwa bangunan KDMP itu memang berdiri di atas lahan yang dulunya merupakan kawasan bekas galian tambang yang telah diratakan.
Menurut Arifin, pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah desa mempertimbangkan pemanfaatan aset lahan milik desa yang dinilai memiliki pemandangan bagus serta posisi yang strategis.
“Berada di bekas galian tambang yang sudah diratakan. Lokasinya juga mudah dijangkau karena berada di tepi jalur jalan poros kabupaten,” jelas Arifin, Rabu (29/7/2026). Ia juga menegaskan bahwa lokasi tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh dari akses permukiman warga.
Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan bahwa bangunan fisik KDMP tersebut saat ini belum sepenuhnya rampung dan belum beroperasi. Masih ada sejumlah penyelesaian fasilitas yang harus dikerjakan, seperti pemasangan sebagian plafon depan, pintu kaca, serta kelengkapan sarana pendukung lainnya sebelum nantinya resmi dibuka untuk melayani masyarakat.(æ/red)





