Penampakan padepokan pimpinan Ki Sodolanang. Ki Sodolanang saat ini menjadi tersangka pencabulan terhadap anak.

Sidoarjo, BeritaTKP.com – Penetapan seorang pemimpin padepokan berinisial K alias Ki Sodolanang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur mengejutkan warga Kelurahan Sidokare, Kecamatan Sidoarjo. Sosok yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pengobatan tradisional itu disebut tidak pernah menunjukkan perilaku yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya.

Ketua RT setempat, Samsul Junaidi, mengatakan Ki Sodolanang telah menetap di wilayah tersebut selama lebih dari 15 tahun. Selama itu pula, ia dikenal sebagai pengobat tradisional yang kerap berinteraksi dengan masyarakat dan terlibat dalam berbagai kegiatan lingkungan.

“Selama ini yang bersangkutan dikenal aktif membantu kegiatan RT, RW, hingga kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar,” ujar Samsul.

Menurutnya, aktivitas padepokan yang dipimpin Ki Sodolanang memang cukup ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada malam Jumat. Namun sebagian besar pengunjung berasal dari luar daerah sehingga warga sekitar tidak banyak mengetahui aktivitas yang berlangsung di dalamnya.

“Pengunjungnya kebanyakan dari luar wilayah. Warga sekitar hanya mengetahui bahwa tempat itu digunakan untuk pengobatan dan kegiatan spiritual,” katanya.

Karena itu, kabar mengenai dugaan tindak pidana yang kini menjerat Ki Sodolanang menjadi sesuatu yang mengejutkan bagi warga setempat. Informasi tersebut justru pertama kali diketahui masyarakat melalui pemberitaan media dan media sosial.

“Kami tahunya dari berita yang beredar. Sebelumnya tidak pernah ada laporan ataupun keluhan yang masuk dari warga sekitar,” ungkap Samsul.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi padepokan terdiri dari dua bangunan. Satu bangunan digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus aktivitas pengobatan, sementara bangunan lainnya dalam kondisi kosong.

Belakangan, aktivitas di padepokan tersebut disebut mulai berhenti. Tempat yang sebelumnya ramai dikunjungi masyarakat kini terlihat sepi dan tidak lagi beroperasi seperti biasanya.

“Sudah lebih dari satu minggu terakhir tidak ada aktivitas. Informasinya yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi kami tidak mengetahui secara pasti di mana dan karena sakit apa,” jelasnya.

Meski demikian, pihak lingkungan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Warga berharap proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Samsul.

Saat ini, kasus dugaan pencabulan terhadap anak yang menyeret nama Ki Sodolanang masih dalam penanganan aparat kepolisian. Berdasarkan informasi yang beredar, tersangka telah dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan, namun belum memenuhi panggilan tersebut.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara lengkap kronologi dan fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut.(æ/red)