Nganjuk, BeritaTKP.com— Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputra, S.I., hadir dalam kegiatan Sedekah Bumi atau Bersih Desa di Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, pada 25–26 Mei 2026. Kehadiran Wabup disambut antusias oleh masyarakat yang memadati berbagai titik kegiatan adat desa.
Tradisi bersih desa tersebut dilaksanakan di tiga dusun, yakni Dusun Gempol, Dusun Ngringin, dan Dusun Berjo. Rangkaian kegiatan diawali dengan tasyakuran dan doa bersama di tiga punden, yaitu Punden Gempol, Punden Desa Ngringin, dan Punden Dusun Berjo. Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan adat istiadat Jawa yang telah melekat dalam kehidupan warga Desa Ngringin.
Suasana semakin meriah dengan berbagai hiburan rakyat. Di rumah Kepala Desa Ngringin digelar pertunjukan langen bekso, sementara di rumah Kasun Gempol juga dilaksanakan hiburan langen bekso yang menampilkan tari remo serta lawakan yang menghibur masyarakat. Selain itu, kegiatan arak-arakan braben yang diiringi kesenian reog turut menambah semarak perayaan bersih desa.
Puncak kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Ngringin dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, mulai Senin malam hingga Selasa pagi. Pagelaran tersebut menghadirkan dalang Ki Yogi Firmansah, S.Sn., dengan lakon “Semar Bangun Kayangan”. Pertunjukan wayang kulit ini menjadi daya tarik utama dan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai penjuru.
Kegiatan sedekah bumi ini turut dihadiri Forkopimcam Lengkong, jajaran Polsek dan Koramil, para kepala desa se-Kecamatan Lengkong, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta dinas terkait. Diperkirakan sekitar tiga ribu warga hadir dalam rangkaian acara tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputra menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Ngringin yang tetap semangat menjaga tradisi dan budaya Jawa. Ia menilai kegiatan bersih desa bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami bisa mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat di lapangan. Kami ingin memastikan setiap persoalan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ujar Wabup.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, keamanan, dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, kegiatan adat seperti nyadran dapat menjadi contoh positif bagi desa lain dalam menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi, serta melestarikan budaya lokal.
Sementara itu, Kepala Desa Ngringin, Ika, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Nganjuk beserta jajaran Forkopimcam dan para tamu undangan. Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan sedekah bumi tersebut.
Menurutnya, bersih desa bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas desa, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terprovokasi menjelang tahun politik 2026–2027.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati Nganjuk berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kebersamaan tersebut, Desa Ngringin diharapkan semakin maju, sehat, aman, dan kondusif. (Mbah Ri)





