BOGOR — Aparat gabungan menyegel sejumlah warung yang diduga menjadi tempat penjualan obat keras ilegal di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyegelan dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Parung bersama unsur Forkopimcam. Petugas menyasar lokasi yang diduga menjual obat keras tanpa izin edar, seperti tramadol dan hexymer.
“Dalam rangka menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Parung, jajaran Polsek Parung bersama unsur Forkopimcam melaksanakan patroli gabungan dan penyegelan terhadap tempat-tempat yang diduga digunakan sebagai lokasi penjualan obat keras ilegal jenis tramadol dan hexymer,” kata Kompol Maman, Selasa, 26 Mei 2026.
Penyegelan dilakukan pada Senin, 25 Mei 2026. Terdapat dua lokasi yang disegel aparat gabungan, yakni warung di Jalan Haji Mawi Parung, tepatnya di depan Gang Serius, serta warung di Jalan Raya Parung-Gunung Sindur, tepatnya di samping Gang Pelor, Desa Waru.
Menurut Maman, penyegelan dilakukan karena peredaran obat keras ilegal dapat membahayakan masyarakat apabila dikonsumsi tanpa resep dan pengawasan medis.
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, kepala desa, tokoh agama, unsur pemuda, dan masyarakat dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Parung.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara aparat pemerintah, TNI-Polri, para kepala desa, tokoh agama, unsur pemuda, dan masyarakat dalam memberantas peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Parung,” ujarnya.
Polisi menegaskan akan menindak tegas peredaran obat keras ilegal. Masyarakat juga diminta aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas penjualan obat-obatan ilegal atau gangguan kamtibmas lainnya.
“Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas penjualan obat-obatan ilegal maupun gangguan kamtibmas lainnya di lingkungan sekitar,” pungkasnya.





