SUKABUMI, BeritaTKP.com — Seorang pekerja bangunan bernama Syaripudin, warga Parungkuda, mengalami kecelakaan kerja saat melakukan renovasi bangunan di Terminal Sinagar, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 22 Mei 2026.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat sedang bekerja, dinding tembok tiba-tiba runtuh dan menimpa kedua kaki korban. Akibatnya, tubuh korban terjepit di antara material beton sehingga membutuhkan proses evakuasi darurat.

Petugas P2BK Nagrak, Miky, mengatakan proses evakuasi berlangsung dramatis karena tim harus bergerak hati-hati. Petugas perlu memastikan kondisi material di sekitar korban aman agar tidak terjadi runtuhan susulan yang dapat membahayakan korban maupun tim penyelamat.

“Proses evakuasi berlangsung selama satu jam penuh. Kondisi kaki korban terjepit cukup dalam oleh material dinding yang runtuh tiba-tiba. Kami harus memastikan posisi korban stabil sebelum berhasil mengangkat material tersebut,” ujar Miky.

Setelah melalui proses penyelamatan, korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB. Syaripudin ditemukan dalam kondisi sadar, namun mengalami luka pada bagian kaki.

“Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung kami larikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif,” tambah Miky.

Evakuasi tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Satgas BPBD Kabupaten Sukabumi, P2BK Nagrak, P2BK Cibadak, Damkar Rescue, Basarnas, Pramuka Peduli, Polsek Nagrak, Babinsa, Puskesmas Nagrak, unsur kecamatan, serta pemerintah desa setempat.

Keberhasilan penyelamatan ini menjadi bukti pentingnya koordinasi cepat antarinstansi dalam menangani kondisi darurat di lapangan, terutama pada kecelakaan kerja yang berisiko tinggi.(æ/red)